Megapolitan

Kajari Tangerang Deteksi Dini Aliran Sesat

Jum'at, 21 April 2017 21:30 WIB Penulis: Antara

ANTARA/Saiful Bahri

APARAT Kejaksaan Negeri (Kajari) Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten, melakukan upaya deteksi dini menyangkut keberadaan ajaran yang diduga sesat di Kecamatan Teluknaga, Kronjo, maupun di Solear.

''Tim Koordinasi Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Keagamaan Dalam Masyarakat (Pakem) menerima laporan tentang adanya aliran sesat tersebut,'' ujar Kajari Tigaraksa Firdaus di Tangerang, Jumat (21/4).

Menurut Firdaus, laporan itu sudah ditindaklanjuti dengan pengecekan ke lokasi seraya berkoordinasi dengan aparat keamanan demi mencegah tindakan anarkistis.

Aliran yang diduga sesat itu masing-masing adalah praktik penggandaan uang oleh ASI, 45, di Kecamatan Solear, praktik mengitari kolam setelah shalat dan dianggap telah menunaikan ibadah haji di Kecamatan Teluknaga.

ASI telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polresta Tangerang. Ia dijerat dengan pasal penipuan dan pencucian uang. ASI punya jamaah sekitar 130 orang. Kepada jamaahnya dia meminta uang berkisar Rp500 ribu hingga Rp190 juta dengan alasan untuk modal usaha dan akan dikembalikan secara berlibat setelah berhasil. (OL-4)

Komentar