Ekonomi

Pengalihan Dana Bergulir ke LPDB Capai Rp887,9 Miliar

Kamis, 15 June 2017 15:52 WIB Penulis: RO-Micom

Ist

LEMBAGA Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) mencatatkan total jumlah dana bergulir yang telah masuk ke rekening lembaga sebesar Rp887,9 miliar atau sebesar 74%. Jumlah tersebut berasal dari pengalihan dana bergulir yang sebelumnya telah disalurkan kepada koperasi sejak 2000-2017.

Direktur Utama LPDB, Kemas Danial mengatakan minat pelaku usaha dalam mengakses dana bergulir cukup tinggi. Sementara alokasi dana bergulir pada 2017 ini hanya sebesar Rp1,5 triliun, terdiri dari Rp600 miliar untuk pinjaman syariah dan 900 miliar pinjaman konvensional.

"Pengalihan dana dari koperasi itu diperlukan untuk menambah modal LPDB. Maka selayaknya pelaku koperasi yang sudah kembalikan diberikan apresiasi," terang Kemas Danial dalam rapat koordinasi pelaksanaan pengalihan dana bergulir 2017 di Denpasar, Bali, Rabu (14/6). Kegiatan itu juga diikuti 40 pengurus koperasi penerima dana bergulir 2000-2007.

Kemenkop UKM melalui Deputi Pembiayaan menyalurkan dana bergulir sejak tahun 2000-2007 kepada sebanyak 12.354 koperasi dan LKM dengan total nilai bantuan Rp1,4 triliun. Sedangkan pada 2008 setelah dilakukan inventarisasi terdapat nilai realisasi bersih dana bergulir yang beredar di seluruh Indonesia sebesar Rp1,2 triliun.

Dalam upaya percepatan pengalihan dana bergulir, Deputi Bidang Pembiayaan, Kemenkop UKM Braman Setyo meminta kepada LPDB supaya mendistribusikan data dana yang telah dialihkan ke rekening lembaga kepada dinas yang membidangi koperasi dan UKM di daerah.

"Harapan kami dengan berbagai upaya yang sudah dilakukan oleh semua pihak, dalam waktu yang tidak terlalu lama semua dana dapat segera kembali ke rekening LPDB," ujar Braman.

Namun demikian, sebagai bentuk penghargaan kepada koperasi yang telah melunasi dana bergulirnya, Braman berharap kepada LPDB agar dapat memberikan pembiayaan kepada koperasi dimaksud tanpa prosedur yang terlalu rumit, serta proses yang tidak memakan waktu.

"Karena kami yakin masih banyak koperasi yang memerlukan pembiayaan dari LPDB," pungkas dia.

Sementara itu, Direktur Keuangan LPDB Fitri Rinaldi mengemukakan alasan pihaknya memilih Bali sebagai tempat diadakan rakor, karena provinsi ini masih minim mengalihkan dana bergulir. Dari jumlah dana bergulir yang terealisasi sebesar Rp 48,6 miliar, yang sudah dialihkan ke rekening LPDB baru sebesar Rp24,5 miliar atau 50%. (RO/X-12)

Komentar