Properti

Repatriasi Tax Amnesty belum Dinikmati

Selasa, 20 June 2017 02:30 WIB Penulis: (Gnr/S-4)

ANTARA FOTO/Atika Fauziyyah

BERAKHIRNYA program pengampunan pajak (tax amnesty) yang diinisiasi pemerintah Indonesia tidak serta-merta dirasakan seluruh sektor perekonomian Indonesia. Salah satu sektor yang belum merasakan dana repatriasi tersebut ialah sektor properti. Direktur Keuangan dan Sekretaris Perusahaan PT Megapolitan Developments Tbk Fanny Setiati Susanto mengatakan dampak pengampunan pajak ke sektor properti, khususnya terhadap penjualan produk perusahaan tidak seperti yang diharapkan.

Ia menduga hal itu karena tidak semua target perolehan (tax amnesty tercapai. "Meskipun begitu, kami tetap tumbuh dengan laba bersih Rp65,5 miliar pada 2016, atau tumbuh 7%," ujar Fanny. Sekitar 70% pembeli proyek Megapolitan merupakan pengguna bukan investor.

Direktur Megapolitan Developments Ronald Wihardja menambahkan, pihaknya tetap optimistis dengan mewujudkan tiga proyek besar tahun ini, yaitu berupa hunian tapak di Cinere, Depok, dan kawasan superblok Vivo Sentul, serta apartemen bernama The Vonte yang juga berada di Cinere, Depok.

Komentar