Nusantara

Jarak Pandang 100 M, Bandara Ngurah Rai Ditutup

Selasa, 20 June 2017 04:00 WIB Penulis: (OL/HS/N-2)

ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana

CUACA buruk melanda Bandara Ngurah Rai, Denpasar, Bali, sehingga bandara itu terpaksa ditutup kurang dari 2 jam, pukul 07.54-09.30 Wita. Enam penerbangan kedatangan pun terpaksa dialihkan ke Bandara Juanda, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Humas PT Angkasa Pura Ngurah Rai Bali Arie Ahsanurrohim menyatakan dari pantauan Air Nav, jarak pandang hanya 100 meter karena awan hitam. "Idealnya, jarak pandang yang diperbolehkan untuk kegiatan penerbangan minimal 800 meter. Karena itu, penerbangan pun ditutup sementara."

Penghentian itu membuat 12 pesawat di Bandara Ngurah Rai tidak bisa mengudara. Sementara itu, 7 pesawat dari berbagai daerah lain tidak bisa mendarat ke bandara ini. "Enam pesawat rute internasional dan 12 pesawat tujuan domestik ditunda. Ini demi keselamatan penerbangan dan penumpang," tambah Arie. Penumpukan penumpang pun terjadi di ruang tunggu. Namun, para penumpang berlaku tenang setelah mendapat penjelasan dari otoritas bandara. Kebijakan di Bandara Ngurah Rai itu berdampak pada Bandara Juanda.

Enam penerbangan, terdiri atas lima penerbangan domestik dan satu penerbangan internasional, menambah jumlah pesawat reguler yang biasa mendarat di Juanda.
"Yang dialihkan berasal dari Solo, Ujung Pandang, Cengkareng, Bandung, dan Doha, Qatar," kata General Manager PT Angkasa Pura Bandara Juanda, Yuwono. Keenam pesawat menunggu di Bandara Juanda bersama para penumpang. Beberapa jam kemudian, setelah Bandara Ngurah Rai dibuka, pesawat kembali diterbangkan. "Para penumpang memaklumi keadaan itu," lanjut Yuwono.

Komentar