Internasional

Rudal Iran Hantam Basis IS di Suriah

Selasa, 20 June 2017 04:45 WIB Penulis: (AFP/Hym/I-4)

Ilustrasi--thinkstock

GARDA Revolusi Iran menembakkan rudal ke basis kelompok militan Islamic State (IS) di Suriah. Mereka mengklaim serangan rudal untuk membalas aksi teror IS di Teheran beberapa waktu lalu itu berhasil mengenai sasaran. "Menurut informasi yang dapat dipercaya, operasi penembakan rudal ke wilayah Daesh berhasil mengenai target," kata juru bicara Garda Revolusi Jenderal Ramezan Sharif di Sepahnews, situs milik pasukan elite Iran. Dalam serangan itu, pasukan Garda Revolusi menembakkan enam rudal dari pangkalan di barat Iran untuk menyasar basis komando IS.

Rudal melintasi perbatasan Iran-Irak dan masuk Provinsi Deir Ezzor yang dikuasai IS. Serangan yang berlangsung pada Minggu (18/6) dilakukan sebagai balasan atas serangan kembar IS di Teheran pada 7 Juni 2017 lalu. Akibat serangan di Teheran, sebanyak 17 warga Iran tewas. Menurut Sepahnews, serangan rudal tersebut merupakan yang pertama dalam 30 tahun terakhir yang dilakukan Iran menyasar target di luar wilayah negara itu. Sebelumnya, Iran pernah menembakkan rudal ke negara lain pada masa Perang Iran-Irak di 1980 sampai 1988.

Petinggi militer Iran lainnya, yakni Jenderal Amir Ali Hajizadeh, kepada televisi pemerintah mengungkapkan rudal-rudal tersebut terbang melintasi Irak dan menghantam sasaran di Suriah. Hajizadeh ialah jenderal yang membawahkan sayap kedirgantaraan Garda Revolusi. "Pesawat nirawak yang terbang di dekat Damaskus mengirimkan rekaman gambar. Dari gambar terlihat rudal berhasil mengenai sasaran," terangnya. Dia merinci jarak yang ditempuk keenam rudal ialah antara 600 dan 700 kilometer.

Sasaran yang dituju sebuah bangunan kecil yang menjadi basis komando IS. "Keberhasilan itu menunjukkan kapasitas dan kemampuan intelijen Iran dalam melawan kelompok-kelompok militan," kata Hajizadeh. Di lain hal, sebuah jet tempur Amerika Serikat (AS) pada Minggu menembak jatuh sebuah pesawat tempur Suriah. Tindakan militer itu merupakan bagian dari upaya mendukung Tentara Demokratik Suriah (SDF) yang didukung AS. Kelompok itu merupakan aliansi pejuang Kurdi dan Arab yang bertempur mengusir IS dari Kota Raqa.

Komentar