Nusantara

Dapat THR, ASN Diminta tidak Boros

Selasa, 20 June 2017 05:15 WIB Penulis: Yose Hendra

MI/USMAN ISKANDAR

APARATUR sipil negara (ASN) di Pemerintah Provinsi Sumatra Barat (Pemprov Sumbar) belum mendapatkan gaji ke-13 dan tunjangan hari raya (THR) atau gaji ke-14.
"Berdasarkan laporan bagian keuangan, gaji ke-13 dan THR diproses hari ini. Mudahan dalam beberapa hari akan cair," ujar Sekretaris Derah Provinsi Sumbar Ali Asmar Ali Asmar di Kota Padang, Senin (19/6). Gaji ke-13 ASN ialah tunjangan pendidikan untuk anak, sedangkan gaji ke-14 merupakan THR.

Ali Asmar berharap ASN memanfaatkan gaji ke-13 dan THR untuk kebutuhan primer, seperti biaya anak masuk sekolah. "Marilah kita merayakan Idul Fitri dengan sederhana tidak berlebih-lebihan, yang terpenting Lebaran ini kita bersilaturahim dengan sanak saudara, famili, dan masyarakat di sekitar," pintanya. Pemprov Sulawesi Selatan (Sulsel) mulai mencairkan anggaran Rp93 miliar untuk pembayaran gaji ke-14. "Sudah ada 40 organisasi perangkat daerah (OPD) yang memasukkan surat perintah membayar (SPM) untuk penerbitan surat perintah pencairan dana (SP2D). Besok dananya sudah ditransfer ke rekening pegawai masing-masing," jelas Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Sulsel Andi Arwin Azis di Makassar.

Kata dia, semua OPD paling lambat memasukkan SPM pada 21 Juni. "Masih ada sekitar 20 OPD belum memasukkan SPM." Pemprov Sulsel, kata dia, menyiapkan anggaran sekitar Rp93 miliar untuk membayar gaji ke-14 bagi sekitar 27 ribu PNS yang ada di pemprov. "Untuk gaji ke-14 ini, besarannya hanya senilai gaji pokok ASN tanpa tunjangan," tambahnya. Sementara itu, gaji ke-13, lanjutnya, akan dicairkan pada Juli. "Untuk gaji ke-13 besarannya ialah senilai gaji pokok ditambah tunjangan selain tunjangan beras," ucapnya.

Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo berharap pembayaran gaji ke-14 dapat memberikan stimulan bagi ASN yang membutuhkan cukup banyak anggaran menghadapi Idul Fitri. Dia berpesan seluruh ASN mempergunakan gaji ke-14 secara baik untuk memenuhi kebutuhan. "Pegawai harus mampu mengatur anggaran. Gunakan skala prioritas untuk membeli keperluan yang memang dibutuhkan, jangan bersikap konsumtif," kata dia. Pelaksana Tugas Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Jawa Tengah Marno memaparkan alokasi THR untuk ASN di Pemprov Jateng mencapai Rp170 miliar.

Pemprov Jateng juga telah mengalokasikan Rp220 miliar untuk gaji ke-13 dan rencananya didistribusikan pada 9 Juli. "Pada Juni 2017, para ASN menerima tiga kali pemberian yakni gaji bulanan, THR, dan tambahan penghasilan pegawai (TPP). Pada Juli juga tiga kali yakni gaji, TPP, dan gaji ke-13," ujarnya. Sekretaris Daerah Jateng Sri Puryono mengakui pada tahun ini seluruh ASN di lingkup Pemprov Jateng tidak mendapatkan TPP ke-13 seperti tahun lalu karena kondisi keuangan pemerintah yang tidak memungkinkan.

Cuti tambahan
Gubernur Jawa Timur Soekarwo menegaskan ASN di lingkungan Pemprov Jatim tidak boleh mengambil cuti tambahan di luar cuti bersama. Hal itu termaktub dalam surat edaran (SE) yang ditandatangani Sekdaprov Jatim, Akhmad Sukardi, Nomor 862/8832/204.3/2017 Rertanggal 6 Juni 2017 perihal imbauan untuk tidak memberikan cuti tahunan sebelum dan sesudah cuti bersama Idul Fitri 1438 H. "Cuti bersama yang diberikan sudah lebih dari cukup, tidak perlu ada tambahan cuti lagi," kata Soekarwo. (AU/LD/BN/LN/FL/DW/N-1)

Komentar