Nusantara

LP kembali Dibobol Narapidana

Selasa, 20 June 2017 05:30 WIB Penulis: (OL/Ant/N-1)

Warga melihat lubang diduga terowongan yang dilalui narapidana meloloskan diri di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kerobokan, Denpasar, Senin (19/6). ANTARA FOTO/Nyoman B

DALAM tiga hari, sebuah lembaga pemasyarakatan (LP) dan rumah tahanan (rutan) dibobol para narapidana. Senin (19/6), empat narapidana yang merupakan warga negara asing (WNA) penghuni LP Kelas II A Denpasar di Kerobokan, Kabupaten Badung, Bali, kabur dari sel dengan menggunakan jalur bekas parit yang sudah diuruk dan tidak terpakai. "Selama ini kelihatan ada seperti tutupan septic tank. Ternyata kalau dibuka merupakan jalur parit yang terhubung sampai di luar LP," ujar Kepala LP Kerobokan Tonny Nainggolan di Denpasar, Senin (19/6).

Menurutnya, kejadian itu sangat cepat, yakni saat serah terima petugas piket malam ke piket pagi, yakni sekitar pukul 07.00 Wita. Petugas piket pagi mendapati empat WNA penghuni Blok Bedugul telah hilang. Berdasarkan penelusuran, terdapat bekas tutupan seperti tutup tangki septik di dalam blok itu. Bekas parit itu ternyata tembus ke luar LP hingga Jalan Mertanadi Denpasar.

Keempat narapidana asing yang menghuni blok Bedugul tersebut ialah Shaun Edward Davidson alias Eddie Lonsdale alias Michael John Bayman Bin Eddie, 33, warga negara Australia, yang terjerat kasus pelanggaran keimigrasian dengan sisa pidana dua bulan. Dimitar Nikolov Iliev alias Kermi, 43, ialah warga negara Bulgaria yang terjerat kasus pembobolan anjungan tunai mandiri (ATM) dengan sisa pidana lima tahun.

Sayed Mohammed Said, 31, warga negara India, terjerat kasus narkotika yang masih memiliki sisa penahanan 12 tahun dari vonis 14 tahun penjara. Terakhir, Tee Kok King Bin Tee Kim Sai, 50, dari Malaysia, yang terjerat kasus narkotika yang masih memiliki masa tahanan enam tahun. Sebelumnya, enam narapidana penghuni Rutan Singkil Kabupaten Aceh Singkil, Aceh, kabur setelah membobol tembok.

Berdasarkan keterangan Kapolres Aceh Singkil AKB Ian Rizkian Miliardin Sik, keenam narapidana itu kabur menjelang salat Subuh sekitar pukul 04.00 WIB pada Jumat (16/6). Sementara itu, Polda Jambi masih memburu 15 narapidana penghuni LP Kelas II A Jambi yang kabur dengan memanfaatkan banjir yang menjebol dinding pagar LP pada Rabu (14/6).

Komentar