Humaniora

Menyebarkan Virus Kreativitas

Ahad, 13 August 2017 05:49 WIB Penulis: Zuq/M-2

Peserta sekeluarga mengikuti Artwear Carnival, salah satu karnaval pada ajang Jember Fashion Carnaval (JFC) di Jember, Jawa Timur, Jumat (11/8). -- ANTARA FOTO/Seno

“PAK, enggak bisa berdiri,” ujar seorang gadis kepada salah seorang di sampingnya. Sontak, pendamping itu langsung merapikan bagian pakaian yang menghalangi gadis itu. Ia salah seorang peserta Jember Fashion Carnaval (JFC) 2017.

Della ialah salah satu potret orang yang terpapar virus kreatif dari JFC. Kostum rancangan Della telah banyak membawanya berkeliling untuk memperagakan kostumnya di berbagai karnaval.

Jember Fashion Carnaval ialah ajang tahunan berupa pergelaran seni budaya serta melibatkan pelaku industri kreatif di Jember. Tahun ini, JFC dihelat yang ke-16 kalinya pada 9 -13 Agustus 2017. Pemerintah pun mendukung penuh ajang tersebut. Menteri Pariwisata Arief Yahya menerangkan JFC mempunyai nilai lebih. JFC tak hanya berjaya dalam penyelenggaraan kegiatan yang berskala internasional.

“Sudah 16 tahun, sangat menginspirasi. Layak disebut yang terbaik. Menginspirasi kota-kota lainnya,” terang Arief Yahya kala meninjau JFC, Sabtu (12/8).

Tak kurang dari sembilan acara karnaval besar terinspirasi oleh JFC, seperti Solo Batik Carnival, Gading Nite Carnival, Jakarta Epicarnival, Banyuwangi Ethno Carnival, Ancol Carnival, Tenggarong Kutai Carnival, Belitung Beach Festival, Kepri Carnival, dan Cirebon Carnival.

JFC juga menyumbang bagi industri pariwisata Jember. Sebagai buah dari usaha ekonomi nasional yang mandiri, mengembangkan industri pariwisata beserta industri kreatifnya merupakan suatu keharusan di masa sekarang. Apalagi, Indonesia kaya dengan ragam pesona, mulai alam, sejarah, hingga budaya. “Ini ekonomi kreatif, pariwisata termasuk di dalamnya,” tambahnya.

Semua daya pesona itu tentu tidak dapat begitu saja memberi nilai tambah bila tidak diiringi dengan usaha menggugah minat pasar untuk mengunjungi dan menikmati berbagai objek wisata serta hasil industri kreatif dengan mempromosikannya ke berbagai negara. (Zuq/M-2)

Komentar