Humaniora

Yuk, ke Monas yang Nyaman dan Romantis

Ahad, 13 August 2017 07:14 WIB Penulis: Nicky Aulia Widadio/J-4

Warga merekam Air Mancur Pesona Monas seusai diresmikan kembali oleh Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat, di kawasan Monas, Jakarta, kemarin malam. -- MI/Ramdani

“YUK, ke Monas”. Begitulah gerakan baru yang kini dipopulerkan Pemprov DKI kepada warga Jakarta. Tajuk yang berbunyi ajakan itu tidak dibuat tanpa ada hal baru yang ditawarkan dari monumen yang sekaligus menjadi ikon Jakarta itu.
Monas kini dipercantik. Pemprov ingin menjadikan Monas tak hanya nyaman, tapi juga bernuansa romantis. Atraksi air mancur yang menari-nari tampak sedap dipandang mata.
Alunan musik dan kerlip lampu warna-warni seirama dengan tarian air mancur itu. Tidak tanggung-tanggung, pemprov menggandeng musikus kawakan Addie MS untuk mengaransemen lagu-lagu daerah yang diputar mengiringi air mancur itu.

“Rekreasi yang sehat, nyaman, yang juga bisa romantis, serta gratis. Kan begitu, ya?” kata Gubernur DKI Jakarta Djarot Syaiful Hidayat saat peresmian, kemarin malam.

ak hanya cantik dipandang, Monas yang sudah berdiri sejak 1975 itu kini lebih siap dikunjungi warga dengan menghadirkan fasilitas terbaru, yaitu toilet.

“Toilet ini sesuai dengan standar di mal sehingga wisata keluarga menjadi semakin nyaman,” lanjut Djarot.

Toilet baru Monas terletak di area silang timur Monas, berdekatan dengan fasilitas lapangan futsal, voli, dan basket. Layaknya di mal, toilet ini memiliki wastafel, cermin, dan kotak tisu.

Toilet ini didanai corporate social responsibility (CSR) Coca Cola Foundation Indonesia. Standar pembangunannya diatur tim Sidang Pemugaran, sesuai dengan status Monas sebagai cagar budaya.

Atas rekomendasi mereka, toilet dibangun terbenam di kedalaman 1,2 meter. Tak lupa, ada pula toilet bagi penyandang disabilitas. Meski toilet ada di bawah tanah, jalurnya tidak dibuat berjenjang agar mudah dilalui kursi roda.

Djarot menyebut toilet ini menjadi prototipe bagi toilet-toilet yang akan dibangun Pemprov DKI Jakarta di taman-taman kota.

“Dengan cara seperti itu, seluruh pengunjung, penikmat, dan yang akan rekreasi di taman kota, maupun RPTRA, juga dapat layanan toilet sehat dan bersih, juga ramah pada saudara kita yang disable,” kata Djarot.

Pemprov masih akan menambah sejumlah fasilitas untuk meningkatkan daya tarik Monas. Salah satunya, Monas akan dibuat menjadi kawasan terang benderang. Pada Oktober, Monas akan diterangi lebih dari 600 lampu LED. Tambahan 407 lampu kini sedang disiapkan.

Warga akan lebih mudah menikmati kawasan itu dengan berjalan kaki atau sekadar hangout. (Nicky Aulia Widadio/J-4)

Komentar