Gaya Urban

Keseimbangan dari Bola tidak Seimbang

Ahad, 13 August 2017 11:30 WIB Penulis: Fario Untung Tanu

Bosu Training salah satu peralatan fitnes yang unik dan bisa digunakan dengan cara membolak-balikan permukaannya. -- MI/Adam Dwi

SEPINTAS alat itu mirip dengan bola karet yang kerap digunakan dalam latihan pilates. Namun, bentuknya hanya setengah bulatan dengan bagian dasar yang datar.
Alat itu tidak hanya digunakan dengan posisi tubuh telungkup maupun telentang melainkan dengan sambil duduk, berdiri, maupun sebagai penyangga tangan. Bagian alat yang datar pun dapat digunakan dengan menghadap ke atas sehingga menciptakan ketidakseimbangan yang sangat menantang.

Itulah alat yang disebut both side utilized (bosu). Salah satu kelas olahraga yang menggunakannya sebagai alat utama berlangsung di pusat kebugaran Celebrity Fitness FX Mall, Jakarta, Rabu (9/8).

Suasana kelas berlangsung penuh semangat dengan iringan lagu Attention dari Charlie Puth. Hari itu peserta kelas berisi delapan orang yang kebanyakan merupakan perempuan muda.

Instruktur Andrey Green segera membuka sesi pemanasan dengan gerakan jalan di tempat dan joging di atas bosu. Kedua gerakan itu juga dipadukan dengan gerakan berputar.

Andrey menjelaskan gerakan pemanasan pada kelas bosu memang banyak terfokus pada gerakan pergelangan kaki. “Awalan memang kita pasti melakukan pemanasan agar kaki dapat beradaptasi dengan bosu. Apalagi kalau yang baru pertama kali ikut latihan seperti ini, tentu sangat dibutuhkan penyesuaian supaya tidak terjadi cedera,” tutur Andrey kepada Media Indonesia.

Cedera pergelangan kaki memang berpotensi terjadi, terutama bagi pemula, karena bentuk bosu yang menciptakan ketidakseimbangan. Diciptakan atlet Olimpiade yang juga petarung mixed martial arts (MMA), David Weck, alat ini didesain untuk melatih keseimbangan. Sebab itu pula dipilih bentuk bola karet yang lentur sehingga cukup menguji kestabilan posisi tubuh.

Otot perut
Keunikan latihan dari alat ini tampaknya yang membuatnya cepat populer.

Diciptakan pada 1999, kini bosu dikenal di berbagai negara.

Dalam latihan di Celebrity Fitness itu pun, beragam latihan kardio maupun pembentukan otot dapat dilakukan dengan bosu. Contohnya adalah gerakan-gerakan squad dan push-up yang dipilih Andre saat mengawali latihan inti.

“Gerakan squad itu sangat membantu seseorang untuk menguatkan otot bagian core (perut). Karena dalam melakukan gerakan sehari-hari, otot core sangat membantu membentuk keseimbangan agar seseorang tidak mudah terjatuh atau terpeleset jika terjadi sesuatu,” ungkapnya.

Penjelasan Andrey serupa dengan penelitian tim dari Eastern Illinois University, Amerika Serikat, terhadap bosu pada 2009. Penelitian menunjukkan penggunaan bosu meningkatkan aktivitas otot perut.

Untuk gerakan keseimbangan, Andrey memfokuskan pada gerakan seperti pesawat terbang dengan menempatkan satu kaki sebagai tumpuan dengan tangan terbuka dan satu kaki lain diarahkan ke belakang. Dengan hanya satu kaki yang menahan seluruh tubuh di atas bosu, latihan keseimbangan ini sangatlah efektif.

“Gerakan ini kita lakukan dua tahap dengan mengganti kaki kiri dan kanan sebagai tumpuan di atas bosu. Lalu tangan direntangkan dan kaki diarahkan lurus ke belakang dengan durasi setiap gerakan selama 8 detik,” jelas instruktur berusia 31 tahun itu.

Selain itu, Andrey menerapkan berbagai variasi gerakan sit up, seperti setengah sit up dan full sit up yang dilengkapi dengan gerakan mengangkat kepala setinggi 45 derajat. Berbagai variasi gerakan lain pun terbuka untuk diciptakan sendiri. (M-3)

Komentar