MI Anak

Rayakan Agustusan di Museum, Yuk

Ahad, 20 August 2017 00:31 WIB Penulis: Hilda Julaika/M-1

DOK HILDA JULAIKA

Museum Naskah Proklamasi.

Pagi itu, Museum Naskah Proklamasi yang terletak di Jl Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, sudah ramai dengan pernak pernik Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Ada banyak berbagai ornamen merah putih.

Hari itu, Selasa (15/8) pagi, para pengujung yang sebagian besar anak-anak memadati halaman museum dan berebut memasuki gedung yang sudah didirikan sejak 1992. Wah, sudah tua juga ya usia museum ini. Untuk memasukinya, pengunjung harus membayar tiket Rp2.000 untuk dewasa dan Rp1.000 untuk anak-anak.

Nah, Sobat Medi, mengunjungi museum bersejarah seperti Museum Naskah Proklamasi dan Museum Joeang 45, yang terletak juga di kawasan Menteng, berjarak kurang dari 2 km, bisa memberikan pelajaran bersejarah yang menyenangkan.

Medi berjumpa dengan teman-teman dari TK Happy Kid, Jakarta. Mereka melakukan tur keliling Museum Naskah Proklamasi ini untuk menggali banyak wawasan bersejarah dari setiap sisi museum ini.

Ibu Veri, sang Kepala Sekolah, menyampaikan, sekolahnya memang memiliki jadwal edutrip. "Edutrip kali ini digelar untuk memperingati HUT Republik Indonesia yang jatuh pada 17 Agustus supaya anak-anak diberi bekal ilmu pengetahuan terkait sejarah Indonesia. Kebetulan dalam perayaan HUT RI nanti akan diadakan perlombaan pengetahuan. Maka edutrip ini bisa meningkatkan pengetahuan mereka," kata Ibu Veri.

Pemandu di museum ini menjelaskan, proses pembacaan teks proklamasi dilakukan Presiden Ir Soekarno pada 17 Agustus 1945 di Jl Pegangsaan Timur No 10, Jakarta Pusat. Ada pula replika kertas naskah proklamasi, benda-benda bersejarah, hingga patung-patung para tokoh nasional. Jangan lewatkan bioskop sederhana yang menampilkan film dokumenter terkait dengan Museum Naskah Proklamasi. Kita memang harus mengingat pesan sang proklamator, Jasmerah, alias 'jangan sekali-kali melupakan sejarah!

Museum Joeang 45

Museum Joeang 45 tak kalah asyik juga untuk dikunjungi lo sobat. Saat Medi berkunjung, para pelajar SMP gabungan di Jakarta sedang berlatih untuk menjadi petugas upacara HUT RI pada 17 Agustus yang diselenggarakan di halaman gedung Museum Joeang 45. Harga tiket untuk masuk ke sini Rp2.000 untuk dewasa, mahasiswa Rp1.000, dan anak-anak Rp600. Murah, kan, sobat! "Saya di sini latihan upacara sebagai pemimpin barisan. Kami mempersiapkan untuk upacara 17 Agustus. Digelar di sini karena gedung ini merupakan gedung bersejarah dan memiliki banyak kenangan sejarah bagi bangsa Indonesia," ujar salah satu peserta latihan, Liah.

Nah Sobat, menurut Kak Novi, sang pemandu, museum ini lokasi perundingan dan perencanaan pembacaan teks proklamasi dan berbagai kegiatan penting setelah proklamasi dibacakan, seperti pembentukan Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP), pembentukan Angkatan Pemuda Indonesia (API).

Jadi, sobat, Museum Naskah Proklamasi itu merupakan lokasi pembacaan teks proklamasi kemerdekaan Indonesia. Nah, Museum Joeang 45 ini merupakan tempat perundingan dan rapat tokoh-tokoh pemuda seperti Adam Malik, Sukarni, Chaerul Saleh, dan AM Hanafi.

Kak Novi sangat berharap adanya museum bersejarah ini bisa memberikan ruang belajar yang lebih warna bagi anak-anak dan pemuda Indonesia. Museum sejarah bisa mengingatkan kita pada perjuangan para pahlawan di masa lampau untuk kemerdekaan yang kita nikmati saat ini sobat. Merdeka!

Hilda Julaika, Jurnalistik,

Universitas Padjadajaran/M-1

Komentar