Humaniora

Manfaat Pustaka Kini makin Terasa

Rabu, 13 September 2017 06:58 WIB Penulis:

ANTARA/HENDRA NURDIYANSYAH

KEBERADAAN perpustakaan di masyarakat makin hari makin terasa manfaatnya. Terbukti dengan kian menjamurnya perpustakaan bukan hanya di kota-kota atau sebatas lembaga pendidikan, melainkan juga menjangkau desa-desa.

“Kalau saya amati paradigma tentang perpustakaan memang makin hari makin terus berkembang. Kalau dulu hanya menjadi tempat pajangan buku-buku, kini kami ingin memberi gambaran lebih positif lagi, yaitu perpustakaan yang mampu mengubah hidup seseorang,” kata Kepala Per­pus­takaan Nasional Muhammad Syarif Bando pada acara Malam Gemilang Perpustaka­an Nasional di Balai Sarbini, Jakarta, tadi malam.

Dengan paradigma ini, jelas Bando, pustakawan memiliki tugas bukan hanya menjadi pelayan adiministrasi perpustakaan, melainkan juga tena­ga andal untuk men­dorong pengunjung perpustakaan agar berkembang melalui pendampingan-pendampingan yang konkret.

“Sampai saat ini kami sudah menjangkau setidaknya 601 tempat dalam kerja sama dengan Coca Cola Foundation melalui program Perpuseru,” kata Bando.

Pada kesempatan ini, Bando mengapresiasi kebijakan Kementerian Dalam Negeri yang menaikkan status perpustakaan menjadi dinas sendiri di daerah. Artinya dukungan dan perhatian pemerintah sangat besar terhadap keberadaan perpustakaan. “Termasuk kita apresiasi keputusan pemerintah yang memberi kewe­nangan desa untuk membangun infrastruktur perpustakaan.”

Hadir juga Duta Baca Najwa Shihab yang ikut memberikan Catatan Najwa untuk para pustakawan yang menurutnya belum diberi perhatian khusus.

“Saya rasa kita sepakat bah-wa profesi kepustakaan masih dipandang sebelah mata. Tak jarang diisi oleh orang-orang yang justru bermasalah. Se­hing­ga ada kesan kalau seo-rang ditempatkan di perpusta­kaan pasti orang tersebut bermasalah,” kata Najwa.

Menurut dia, sudah saatnya pustakawan harus diisi orang-orang yang berkompeten dan profesional.

Tadi malam juga diberikan penghargaan bagi para pemenang lomba bercerita, pustakawan terbaik nasional, karya pustaka terbaik 2017, dan perpustakaan terbaik tingkat SMA dan desa. (Ths/H-1)

Komentar