Nusantara

Bandara Kertajati Bisa untuk Jemaah Haji Tahun Depan

Rabu, 13 September 2017 20:46 WIB Penulis: Eriez M Rizal

ANTARA

HARAPAN beroperasinya Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Majalengka dan menjadi bandara keberangkatan haji di tahun depan semakin besar.

Pasalnya, Pemerintah Provinsi Jabar telah melakukan penandatanganan nota kesepahaman bersama antara PT Jasa Sarana, PT BIJB, PT Danareksa Investment Management, dan PT Angkasa Pura II (Persero), tentang pembelian saham dalam simpanan PT Bandara Internasional Jawa Barat. Selain itu, penandatangan kesepahaman pun dilakukan pula terkait pengoperasian Bandara Kertajati.

Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan, mengatakan, kesepakatan yang melibatkan Danareksa itu ditujukan untuk menerbitkan Reksa Dana Penyertaan Terbatas (RDPT). Dengan demikian pembangunan bandara menjadi lebih pasti sesuai dengan rencana.

"Kita menyepakati hadirnya para pemegang saham baru di PT BIJB, yang pertama ada pemegang saham dari Danareksa berupa RDPT, yang kedua pemegang saham baru yaitu Angkasa Pura II (AP II)," Kata Gubernur.

Aher--sapaan karib Gubernur--juga menyebutkan, dengan dilakukannya kesepakatan pelepasan saham tersebut, BIJB dan Angkasa Pura II bersama akan mengoperasikan Bandara BIJB Kertajati.

"Setelah Angkasa Pura II jadi pemegang saham ya tugas bersama. Sekarang AP II sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari BIJB karena dia pemegang saham," katanya.

Gubernur juga sempat menyinggung soal perpanjangan landasan bandara (run way) menjadi 3.300 meter. Pembebasan lahan ditargetkan akan selesai tahun ini, kemudian pembebasan jalan non-tol supaya ada jalur yang sampai ke bandara yang tol dan non-tol.

"Untuk yang non-tol Rp77 miliar sudah kita sediakan. Untuk jalur tol juga pembebasan lahan Rp120 miliar sudah kita sediakan," tambahnya.

Semakin yakin dengan targetnya, Aher menuturkan Bandara Kertajati Jawa Barat telah direncanakan untuk dapat melayani penerbangan jemaah haji tahun depan.

Sementara itu, Pemprov Jabar terus menggenjot pengerjaan Tol Soreang-Pasirkoja (Soroja) agar bisa selesai pada akhir September ini. Selain itu, dorongan agar pekerjaan segera tuntas mengingat saat ini cuaca sudah memasuki awal musim penghujan.

Sekretaris Daerah Jabar, Iwa Karniwa, mengatakan, pihaknya sudah berkomitmen dengan pengembang PT Citra Marga Lintas Jabar (CMLJ) agar proyek jalan tol sepanjang 10,57 km itu bisa diujicobakan pada Oktober dan dioperasikan pada November tahun ini juga.

Sementara saat ini di lapangan, progres pembangunan relatif lancar dan tidak ada hambatan yang signifikan.

"Total pembangunan sudah mencapai 86,07% secara keseluruhan. Alhamdulillah itu progres hingga 6 September 2017 kemarin," ujar Iwa.

Adapun total 86,07% tersebut di antaranya disumbang dari pekerjaan strutktur seksi 1 dan seksi 2 yang sudah rampung 100%. Yang signifikan juga berasal dari pekerjaan timbunan tanah, di mana seksi 1 sudah mencapai 99,25% dan seksi 2 sebesar 99,40%.

"Tiga gerbang tol yang mencakup Pasirkoja, Margaasih, dan Katapang sudah 68% tiga-tiganya," ujar dia.

Selebihnya, pemasangan barier, rumput, rambu-rambu, pembuatan saluran, pagar, pondasi, dan PJU baru mencapai 45%. Sehingga total pekerjaan seluruhnya sudah mencapai 86,07%.

"Insya Allah akhir September untuk kontruksi sudah selesai, Oktober ujicoba, November bisa dipakai," kata Iwa.

Pihaknya saat ini pun terus memantau pekerbangannya, terlebih cuaca realtif mendukung, timbunan tanah pun tuntas. Sehingga untuk hal-hal yang tergantung cuaca sudah tuntas.

Dia menambahkan, untuk pembebasan lahan tidak ada kendala yang signifikan. Seksi 1, Pasirkoja-Margaasih sudah 99,79%, dan Seksi 2 dari Margaasih hingga akhir proyek Kantor Pemkab Majalengka sudah 100%. (OL-2)

Komentar