Otomotif

Berebut Pasar Pertambangan

Kamis, 14 September 2017 02:15 WIB Penulis: Nurtjahyadi

AP Photo/Markus Schreiber

AKTIVITAS pertambangan biasanya terkait dengan pengangkutan barang berat dan berlokasi di daerah terpencil. Karenanya, industri pertambangan sangat membutuhkan kendaraan yang tangguh. Memanfaatkan ajang Mining Indonesia 2017 yang digelar di JIExpo Kemayoran, Jakarta, PT Mercedes-Benz Distribution Indonesia (MBDINA)
menawarkan delapan kendaraan andalannya kepada pelaku usaha terkait.

Ajang pameran perlengkapan pertambangan terbesar di Asia ini digelar mulai 13 hingga 16 September 2017. CEO Daimler Commercial Vehicle Indonesia Markus Villinger mengatakan, bahwa kedatangan MBDINA di pameran itu sangat penting mengingat kegiatan pertambangan di Indonesia mulai menunjukkan geliat kembali.

"Sebenarnya kami sudah lama hadir di Indonesia tapi dengan model terbatas. Kami ingin menegaskan komitmen dengan memperluas jajaran kendaraan sehingga memberikan pilihan lebih lengkap bagi pelanggan setia di Indonesia," ujar Villinger dalam sambutannya di Jakarta, kemarin.

MBDINA menghadirkan berbagai jenis kendaraan komersial, mulai mobil jenis van, bus ukuran sedang, hingga truk heavy duty. "Bahkan kami juga menampilkan truk untuk keperluan khusus yang cocok digunakan di medan berat," imbuhnya. Rangkaian produk yang dipajang terdiri dari empat model yaitu, Actros, Unimog, Axor, Arocs, serta van Mercedes-Benz Sprinter.

Bahkan, Axor kini telah dirakit di Indonesia untuk memenuhi tingginya permintaan di Tanah Air. Truk Mercedes-Benz Axor rakitan lokal ini siap digunakan untuk aplikasi on-road maupun off-road. Axor hadir dengan berbagai varian pilihan, mulai 4x2, 6x2, sampai 6x4 yang terbagi dalam dua kategori, yaitu tractor head dan rigid. Terdapat total sembilan varian yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan.

Axor Tractor Head Line-up terdiri varian 1623 C, 2528 C, 2528 RMC, 4028 T, dan 4928 T. Axor Rigid Line-Up terdiri dari 2528 R, 2523 R, 1623 R/51, dan 1623 R/60. Asal tahu saja, jajaran truk Axor menjadi tolok ukur dalam hal kualitas keamanan dan kenyamanan. Truk ini dilengkapi dengan perangkat rem ABS serta lampu daytime running light LED.

Untuk keperluan yang lebih 'besar', MBDINA mendatangkan model Actros yang sangat lengkap dan diklaim mampu menjaga investasi para pelanggan. Ada varian Rigid 4x4 dan Rigid 6x6, Tipper/Dumpetr 6x4, Tipper/Dumper 8x4, Tipper/Dumper 6x6, Tractor Head 6x4 Off Road, dan Tractor Head 6x4 On Road. MBDINA juga memperkenalkan truk kecil yang namanya sudah melegenda, yaitu Unimog.

Kendaraan ini terbukti punya kemampuan jelajah di medan berat sehingga cocok digunakan pada lingkungan off-road. Mercedes-Benz Sprinter berfungsi sebagai kendaraan utilitas premium berupa van dengan kapasitas angkut yang besar.

Teknologi baru
Volvo juga ingin memperluas pengaruhnya di pertambangan Nusantara. Pada pameran yang sama, perusahaan asal Swedia itu mengangkat penerapan teknologi I-shift terbaru dengan crawler gears pada Volvo Trucks. Teknologi baru tersebut memungkinkan truk melakukan gerakan presisi dengan kecepatan terendah sehingga mampu mengangkut beban berat dalam situasi ekstrem.

Melalui crawler gears baru, truk dapat melaju dengan kecepatan serendah 0,5-2 km/jam. Presiden Direktur Volvo Trucks Indonesia Valery Muyard memaparkan bahwa teknologi baru itu menjadi bukti komitmen Volvo Group untuk menyediakan kendaraan yang memberikan banyak manfaat kepada penggunanya. Muyard berkomitmen pihaknya akan memberikan kepuasan terhadap konsumen melalui layanan purnajual yang mumpuni.

"Sejak 40 tahun lalu, Volvo Group di Indonesia menyediakan peralatan hemat bahan bakar dan produktif. Penampilan teknologi ini di Indonesia juga menandai penampilan perdana di Asia," kata Muyard saat membuka booth Volvo di ajang Indonesia Mining Expo, Rabu (13/9). Bukan hanya menampilkan Volvo Trucks, ada pula Volvo Construction Equipment (VCE) yang menyediakan alat berat. Total ada lima produk yang ditampilkan, di antaranya EC950E dan A60H sebagai eskavator dan hauler terbesar dari Volvo.

Wakil Presiden VCE Indonesia Eduoard Savelli menyambung bahwa industri pertambangan Indonesia menunjukkan pertumbuhan membuat pihaknya bertekad menghadirkan produk yang sesuai dengan kondisi sektor tersebut. Dua produk VCE yang ditampilkan pada pameran itu merupakan yang terbesar yang dibuat Volvo. "Peningkatan aktivitas di industri pertambangan pasti melesatkan permintaan terhadap alat berat konstruksi. Ditambah lagi dengan rencana infrastruktur ambisius Indonesia yang akan mendorong laju pertumbuhan ekonomi. Di saat yang sama pengguna alat berat juga akan berfokus pada biaya yang efisien," tandas Savelli.

(Gnr/S-4)

Komentar