Olahraga

Rumah Indekos untuk Masa Depan

Kamis, 14 September 2017 06:45 WIB Penulis:

ANTARA/ INDRIANTO EKO SUWARSO

SUDAH bukan rahasia lagi di negara ini bahwa atlet bukanlah profesi yang menjanjikan.

Pasalnya, mereka kerap mengalami kesulitan hidup di saat sudah pensiun.

Padahal rentang waktu kejayaan seorang atlet sangat singkat.

Belum lagi jika sang atlet mengalami cedera parah yang bisa mempersingkat masa baktinya.

Hal itulah yang dipikirkan atlet saptalomba Emilia Nova.

Di tengah kabar duka mengenai nasib atlet yang kesulitan honor, Emilia mencoba mandiri dengan membuka rumah indekos di kawasan padat Palmerah, Jakarta Barat.

Rumah indekos yang dibangun Emilia tidak besar.

Bangunannya berdiri di atas tanah seluas 67 meter persegi.

Hanya ada empat kamar dengan masing-masing seluas 9 meter persegi.

Terdapat pendingin ruangan, kasur, lemari baju, dan kamar mandi.

Peraih perak nomor saptalomba di SEA Games 2017 itu mengatakan dia menetapkan harga sewa Rp1 juta per bulan.

"Saya ingin ada dana untuk masa depan nanti," kata mahasiswi semester akhir Jurusan Pendidikan Kepelatihan Olahraga UNJ itu.

Emilia menambahkan rumah indekos itu dibangun dengan hasil jerih payahnya mendapatkan tiga emas di Pekan Olahraga Nasional 2016.

PASI kemudian memberikannya bonus Rp800 juta.

Lalu dia diberi bonus tambahan Rp100 juta dari Ketua Umum PASI Bob Hasan.

Dengan uang tersebut, ia membeli rumah seharga Rp630 juta.

Selanjutnya, ia merenovasi rumah itu dengan anggaran Rp300 juta.

Yang membuat Emilia bangga, Bob Hasan dan beberapa pengurus PASI berkenan mengunjungi rumah indekos miliknya itu, kemarin.

Menurut Bob, apa yang dilakukan Emilia patut diacungi jempol karena atlet asal DKI Jakarta itu sudah memikirkan masa depannya.

Bob berharap Emilia menjadi contoh bagi para atlet dalam menggunakan uang yang didapatkan dari hasil kerja keras mereka.

Mendengar apa yang dilakukan Emilia, Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga Gatot S Dewa Broto mengatakan sebisa mungkin pihaknya pasti memperhatikan kesejahteraan para atlet, khususnya yang sudah tidak aktif. (Beo/R-3)

Komentar