Ekonomi

Indeks tidak Terganggu Aksi Jual Investor Asing

Kamis, 14 September 2017 08:50 WIB Penulis:

ANTARA

AKSI jual saham oleh investor asing (foreign net sell) sepanjang 2017 tercatat telah menembus angka Rp7,04 triliun.

Meski demikian, indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) tidak terganggu oleh aksi tersebut.

"Sampai dengan transaksi per kemarin, kalau kita perhatikan, asing terus melakukan penjualan. Meski demikian, saya tetap melihat dalam konteks positifnya. Pertama, net sell asing sepanjang tahun ini sudah Rp6 triliun atau mungkin Rp7 triliun, padahal awal tahun mereka sempat net buy sampai Rp20 triliun. Artinya, meski mereka (asing) net sell, indeks kita sampai dengan saat ini masih membukukan kenaikan lebih dari 10%," ujar Direktur Pengembangan BEI Nicky Hogan di Gedung BEI, Jakarta, kemarin.

Ia menjelaskan selama ini persepsi yang berkembang di kalangan bursa ialah kalau investor asing menjual, indeks akan turun dan sebaliknya jika investor asing masuk indeks akan naik.

Namun, lanjut dia, kali ini persepsi itu tidak terbukti.

Ini menandakan sisi positif investor domestik atau lokal yang tetap melihat prospek yang baik terhadap bursa dan perekonomian nasional.

"Kedua saya mau menginformasikan sebenarnya net sell asing itu, ada beberapa transaksi di bursa yang kami catat sebenarnya net sell asing itu terjadi karena adanya crossing negosiasi sekitar Rp10 triliun sepanjang tahun. Jadi kalau kita kesampingkan transaksi negosiasi, sebenarnya dari pasar reguler asing masih membukukan net buy," tuturnya.

Secara tidak langsung, dia berharap kemajuan ini menunjukkan potensi domestik yang mulai kuat.

Dari saham, investor yang bertransaksi setiap bulan mengalami kenaikan lebih dari 20% jika dibandingkan dengan tahun lalu.

"Tahun lalu sebanyak 78 ribu per bulan investor yang bertransaksi. Sekarang ini ada 95 ribu investor yang bertransaksi. Dominasi transaksi harian dipegang domestik, yaitu 65% dikontribusi investor domestik," tandas Nicky. (Try/E-1)

Komentar