Humaniora

Jemaah Harus Jaga Kesehatan

Kamis, 14 September 2017 07:55 WIB Penulis:

MI/SISWANTINI SURYANDARI

WAJAH-WAJAH lelah tapi bahagia terpancar dari para jemaah haji Indonesia gelombang kedua yang tiba di Madinah setelah menempuh 6 jam perjalanan dari Mekah, Selasa (12/9). Tiga bus membawa rombongan jemaah haji kloter SUB 44 yang seluruhnya berasal dari Kota Batu, Jawa Timur.

Saat tiba di Hotel Elaf Bustan Madinah sekitar pukul 13.00 waktu setempat, mereka di­sambut Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama Nizar Ali, Direktur Bina Haji Khoirizi, dan Kepala Daker Madinah Amin Handoyo di lobi hotel.

“Assalamualaikum para jemaah haji. Selamat datang di Kota Madinah,” sambut Dirjen PHU Nizar Ali.

Dengan menggunakan pengeras suara, Nizar memberikan gambaran sedikit tentang Kota Madinah dan pelaksanaan ibadah arbain.

“Arbain itu salat 40 waktu di Masjid Nabawi. Bagi yang usia lanjut dan berisiko tinggi, tidak perlu memaksakan diri melaksanakan arbain ini karena sifatnya sunah. Bagi yang mampu, silakan melaksanakannya,” kata Nizar Ali seperti dilaporkan wartawati Media Indonesia, Siswantini Suryan­dari, dari Madinah.

Ia juga meminta para jemaah haji untuk tidak segan-segan meminta bantuan para petugas haji. “Kami siap melayanii,” tegasnya.

Ia pun memuji ketertiban jemaah dalam perjalanan dari Mekah ke Madinah. “Saya lihat bawaan jemaah sudah cukup banyak. Sebaiknya selama di Madinah tidak belanja lagi. Kami khawatir apabila belanja lagi, barang yang sudah dibeli tidak terangkut (ke Tanah Air) karena kelebihan muatan,” kata Nizar mengingatkan.

Pada kesempatan sama Direktur Bina Haji Kemenag juga menekankan agar para jemaah haji bila bepergian selalu dalam rombongan agar tidak hilang. Setiap kali akan meninggalkan hotel, harus berkomunikasi dengan kepala regu dan kepala rombongan.

“Makanan yang disediakan harus dimakan tepat waktu ketika makanan datang. Ja­ngan dibiarkan lebih dari 2 jam baru dimakan. Makanannya nanti basi,” ujar Khoirizi.

Ia juga mengingatkan agar jemaah yang berisiko tinggi mengurangi kegiatan yang kurang perlu. “Karena menjaga kesehatan juga penting. Agar saat pulang ke Tanah Air tetap sehat.” (H-3)

Komentar