Humaniora

FIKSI Pupuk Jiwa Kewirausahaan Siswa

Kamis, 14 September 2017 08:08 WIB Penulis:

GUNA membentuk wirausahawan muda Indonesia, khususnya di kalangan pe-lajar SMA dan MA, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menggelar Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI). Festival berlangsung 11-16 September di Bandung, Jawa Barat.

“Ajang kompetisi kewirausahaan tingkat SMA/MA kami gelar dalam rangka mendorong inovasi generasi muda dalam berwirausaha, khususnya dalam pengembangan model pelajaran kewirausahaan di sekolah sebagai wujud penguatan pendidikan karakter siswa, dan optimalisasi potensi industri ekonomi kreatif di Indonesia,” kata Direktur Pembinaan SMA Kemendikbud Purwadi Susanto saat dihubungi Media Indonesia, kemarin.

“Kita berharap ajang ini mampu memupuk jiwa kewirausahaan atau entrepreneurship para pelajar dalam menyiapkan diri di era persaingan era Masyarakat Ekonomi Asean atau MEA dan persaingan global.”

Tahun ini FIKSI mengangkat tema Creativepreneur with local value and modern spirit. Konsep penyelenggaraan berupa #PestanyaWirausahawanMuda# yang menonjolkan pendidikan dan pelatihan kewirausahaan, penyusun­an rencana usaha, serta perencanaan keberlanjutan usaha yang diperuntukkan siswa SMA/MA dari seluruh Indonesia yang berminat dan berbakat berwirausaha.

Event kemarin dibuka dengan kesenian dan kreativitas khas Jawa Barat. Dilanjutkan lomba ide wirausaha inovatif yang dilaksanakan melalui seleksi wawancara dengan proses penjurian untuk memilih rencana wirausaha terbaik.

Peserta juga melakukan kunjungan ke beberapa perusahaan kreatif di Kota Bandung, seperti JNC, Batik Komar, Eliana Keramik, dan Agate, serta wisata edikasi ke Nuart Sculpture Park.

Kasubdit Peserta Didik Direktorat Pembinaan SMA Kemendikbud Suharlan menambahkan, walau baru berjalan dua tahun, animo pelajar mengikuti FIKSI naik signifikan. “Banyak siswa kita yang kreatif dalam karya-karya melalui proposal seleksi yang kami terima,” ungkap Suharlan.

Kegiatan ini diikuti 600 siswa. Dari jumlah itu, yang berhasil masuk babak final 130 siswa dari 52 sekolah. (Bay/H-1)

Komentar