Megapolitan

Soal Supeltas, Polisi Berharap ke Anies

Kamis, 14 September 2017 09:13 WIB Penulis: Sru/Mtvn/J-3

MI/Bary Fathahilah

SETELAH ditolak Gubernur DKI Djarot Syaiful Hidayat, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya berharap Anies Baswedan bisa menggaji sukarelawan pengatur lalu lintas (supeltas).

Harapan itu dikemukakan Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Halim Pagarra kepada wartawan di Polda Metro Jaya, kemarin. Halim manaruh harap­an besar kepada Anies Baswedan agar memberikan perhatian kepada supeltas.

“Iya nunggu Pak Anies Baswedan (gubernur baru). Dari gubernur saat ini menyampaikan di 2017 ini tak ada anggarannya. Semoga di 2018 bisa dianggarkan,” kata Halim.

Ditlantas Polda Metro Jaya, ung­kap Halim, sudah merekrut dan melatih supeltas dari lima wilayah. Saat ini anggota supeltas yang ada berjumlah sekitar 500 orang. Mereka masih bertugas sebagai ‘pak ogah’ di wilayah masing-masing. Mereka juga masih menerima uang receh sebagai ucapan terima kasih dari pengguna kendaraan.

“Untuk pelaksanaan supeltas, kami tunda, termasuk untuk penggunaan pakaian. Karena pakaian dan atribut-atribut kita siapkan, mesti ditunda karena nunggu yang membiayai. Kalau namanya saat ini, dapat ‘ucapan terima kasih’ dari yang dibantu. Namun, untuk sera­gamnya, tulisan supeltas termasuk kewenangan mengatur lalin, belum kami lakukan,” jelas Halim.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menolak menggaji pak ogah yang direkrut menjadi supeltas. Gubernur Djarot beralasan, jika namanya relawan, tidak mendapat gaji. Tidak ada anggaran khusus untuk menggaji relawan.

Apalagi, ungkap Djarot, gaji supeltas disesuaikan dengan upah minimum regional (UMR). Selain status pak ogah tergolong penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS), ide melegalisasi pak ogah dinilai bersifat sementara.

Menurut Djarot, bantuan Pemprov DKI dalam masalah penanganan lalu lintas bisa dilakukan dengan mengandalkan jajaran anggota Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU). Mereka bisa diberdayakan setelah mendapatkan pelatihan mengatur lalu lintas. Meski demikian, pasukan oranye itu dapat diberdayakan selepas melaksanakan fungsi utamanya. (Sru/Mtvn/J-3)

Komentar