PMI Bangun Rumah Sakit untuk Rohingya

Kamis, 14 September 2017 20:56 WIB Penulis:

ANTARA FOTO/Abriawan Abhe

PALANG Merah Indonesia membangun rumah sakit di Myanmar yang ditujukan untuk semua pihak yang membutuhkan fasilitas kesehatan, termasuk bagi etnis Rohingya di negara tersebut.

"Bekerja sama dengan banyak pihak maka rumah sakit itu bisa dibangun," kata Pelaksana Harian Ketua Umum PMI Ginandjar Kartasasmita di Jakarta, Kamis (14/9).

Dia mengatakan pembangunan itu hasil dari kemitraan pemerintah, PMI, Medical Emergency Rescue Committee (MER-C), Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) dan pihak terkait lainnya. Pembangunan rumah sakit itu diperkirakan menghabiskan dana sekitar US$1,9 juta. Proyek untuk kemanusiaan tersebut telah dimulai sejak Mei 2017.

Presidium MER-C Indonesia Sarbini Abdul Murad mengatakan, rumah sakit tersebut memiliki fungsi untuk bantuan kemanusiaan bagi seluruh lapisan masyarakat yang memerlukan.

Ia menambahkan pembangunan itu sebagai bagian dari merukunkan umat manusia dari segala macam perbedaan. Dengan begitu, fasilitas kesehatan itu sejatinya dibangun untuk seluruh lapisan masyarakat.

"Rumah sakit bisa menjadi sarana harmonisasi di tengah perbedaan di Myanmar, utamanya bagi masyarakat dan pemerintah di negara itu. Maka, rumah sakit itu agar bisa menjadi simbol perdamaian selain fungsinya untuk kesehatan," tutur Sarbini seperti dilansir Antara.

Itu sebabnya, Sarbini menegaskan pihaknya sangat terbuka dengan kemitraan lintas sektor, termasuk dari unsur lintas agama. Selain bantuan fasilitas kesehatan, unsur dari MER-C akan turut membantu pengembangan kapasitas bagi tenaga kesehatan di rumah sakit yang dibangun di daerah Rakhine State, Myanmar itu. (OL-4)

Komentar