Nusantara

Oknum Polisi Mabuk Berat Tembaki Pemandu Lagu di Tempat Hiburan Malam

Selasa, 3 October 2017 11:26 WIB Penulis: Kristiadi

Devia Supiani, 21, pemandu lagu warga Kampung Babakan, Kelurahan Muarasanding, Kecamatan Garut Kota menjadi korban letusan senjata api milik oknum anggota Polisi Polsek Pakenjeng dirawat di RSU drSlamet Garut. -- MI/Kristiadi

DIDUGA karena mabuk berat seorang oknum polisi dari Polsek Pakenjeng menembaki pemandu lagu yang sedang bekerja di satu tempat hiburan malam di Jalan Perintis, Kabupaten Garut. Dua perempuan pemandu lagu menjadi korban tembakan membabibuta tersebut.

Akibatnya, kedua korban langsung dilarikan ke RSU dr Slamet Garut. Korban Devia Supiani, 21, terkena tembakan pada paha sebelah kiri dan Sifa Amadefia, 20, luka pada hidung sampai sekarang ini masih menjalani perawatan.

Devia warga Kampung Babakan Somawija, RT 03 RW 13, Kelurahan Muarasanding, Kecamatan Garut Kota mengatakan peluru yang diletuskan oleh oknum polisi tersebut berada di dalam Room 210 dan tembus mengenai dinding pembatas berbahan gipsum mengarah Room 209 hingga mengenai pahanya.

"Kami sedang menyanyikan lagu di dalam room hingga mendengar suara letusan dari room sebelah. Saya mendapatkan luka di bagian paha tapi teman luka di bagian hidung hingga teman-teman langsung membawa kami ke RSU dr Slamet karena letusan tersebut mengenai paha sebelah kiri," katanya, Selasa (3/10).

Sementara itu, Humas Polres Garut AKP Ridwan Tampubolon mengatakan pihaknya telah mendapatkan informasi terkait penembakan yang dilakukan oleh Oknum Polisi Polsek Pakenjeng berpangkat AIPTU S sebagai Kanit Reskrim bersama anggotanya Brigadir K. Sedangkan untuk sekarang ini keduanya masih dalam pemeriksaan. Karena kejadian itu terjadi Senin (2/10)malam sekitar pukul 23.00 sedang kejadian itu dilakukan di dalam tempat hiburan malam.

"Kami belum mendapatkan informasi lengkap mengenai motif penembakan yang dilakukan oleh oknum Polisi tersebut termasuk dugaan mabuk yang disangkakan kepada kedua oknum anggota Polsek Pakenjeng, Garut tersebut, tetapi untuk dua korban masih dalam perawatan di RSU dr Slamet setelah kejadian itu terjadi," ujarnya.

Kepala Seksi Propam Polres Garut IPTU Amat Rahmat mengatakan untuk sekarang pengusutan dilakukan dan masih tengah mengumpulkan informasi terkait dua oknum anggota Polsek tersebut dan terutama harus mempertanggung jawabkan perbuatannya. Sedangkan untuk senjata api jenis Revolver yang digunakan dalam penembakan itu telah diamankan dan kedua korban yang masih menjalani perawatan di rumah sakit umum.

"Dua oknum anggota Polisi berpangkat AIPTU S dan Brigadir K sekarang ini telah diamankan di ruang tahanan Propam Garut terutama masih dalam pemeriksaan. Sementara kedua korban masih dalam perawatan di RSU dr Slamet terutama satu korban mengenai paha bagian kiri dan satu lagi mengenai hidung diduga peluru nyasar," paparnya.(OL-3)

Komentar