Polkam dan HAM

Densus Tipikor Jangan Jadi Tempat Praktik Korupsi Baru

Kamis, 12 October 2017 21:29 WIB Penulis: Astri Novaria

ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

ANGGOTA Komisi III DPR RI Didik Mukrianto menyambut baik Densus Tipikor yang saat ini tengah dipersiapkan oleh Polri. Meski demikian, pihaknya meminta Polri memastikan agar Densus Tipikor tidak menjadi tempat praktik tindak pidana korupsi yang baru.

"Kami mau Polri menyiapkan perangkat serta aturan untuk memastikan Densus Tipikor itu benar-benar bersih dan bukan malah menjadi tempat praktik tipikor yang baru," ujar Didik di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (12/10).

Menurutnya, pemberantasan korupsi memang bukan hanya tanggung jawab penegak hukum saja, melainkan juga seluruh anak bangsa yang harus berperan meneguhkan diri memberantas korupsi.

Meski demikian, harus dipahami dalam beberapa perkembangan dinamika politik khususnya pascareformasi tuntutan publik terhadap institusi hukum semakin masif agar korupsi bisa dihentikan.

"Kami mau Densus Tipikor melahirkan konsep yang transparan, akuntabel dan mudah diakses. Jangan hanya menuntut instansi lain untuk transparan. Densus Tipikor harus mampu menjawab keinginan publik melahirkan sistem yang transparan, akuntabel dan aksestabel,” tandasnya.

Dijelaskan Didik, sistem dan konsep kerja Densus Tipikor penting untuk membendung berbagai laporan masyarakat. Didik menegaskan, dalam penindakan korupsi, aparat tidak boleh lagi tebang pilih. Densus Tipikor harus mengelola berbagai laporan masyarakat dengan objektif, sehingga tidak menimbulkan persoalan baru.

"Kami berharap dengan hadirnya Densus Tipikor bisa ditekan, dan potensi lost keuangan negara bisa ditekan. Korupsi bukan soal mengembalikan uang negara, namun bagaimana mengurangi lost keuangan negara,” pungkasnya. (X-12)

Komentar