Polkam dan HAM

Raut Semringah Tanda Komandan Parlemen sudah Sehat

Jum'at, 13 October 2017 08:01 WIB Penulis: Astri Novaria

MI/M Irfan

SETYA Novanto sudah terlihat bugar. Tidak tampak jika dia baru sakit dan harus dirawat beberapa hari di rumah sakit. Novanto pun sudah terlihat aktif menjalankan tugasnya sebagai Ketua DPR.

Buktinya, Novanto langsung memulai rapat pimpinan bersama dengan Wakil Ketua DPR Fadli Zon, Fahri Hamzah, dan Taufik Kurniawan. Hanya Agus Hermanto yang tak hadir pada kesempatan itu lantaran sedang menjalankan tugas di luar kota.

Suasana rapat itu pun diunggah Novanto melalui Instagram pribadinya, @s.novanto. Dalam unggahannya, Novanto menyebut rapat pimpinan tersebut membahas berbagai surat-surat yang masuk ke pimpinan DPR.Dari semua itu, hal yang menarik justru tagar #kerjakerjakerja dalam unggahan tersebut seraya ingin menunjukkan sudah kembali sehat dan siap kerja keras lagi pascameringkuk di rumah sakit sebulan terakhir.

Ditegaskan pula oleh Novanto lewat unggahan di Instagram-nya bahwa dengan sistem kolektif kolegial, kinerja pimpinan DPR dalam membahas berbagai surat masuk tak mengalami hambatan. Pihaknya menyatakan komitmen dalam menyelesaikan berbagai pembahasan surat masuk secara cepat dan tepat.

“Pak Novanto sudah hadir, sudah aktif. Jadi tadi membahas surat-surat masuk seperti biasa dan tentunya setelah itu ditindaklanjuti dengan rapat internal,” ujar Taufik Kurniawan.

Taufik mengatakan dalam rapat pimpinan yang dipimpin Fadli Zon itu, Novanto hanya mendengarkan deretan surat yang masuk ke DPR. Setelah selesai rapat pimpinan DPR yang berlangsung 30 menit, rapat dilanjutkan dengan rapat pengganti Badan Musyawarah (Bamus).

Hal yang disepakati dalam rapat itu antara lain berupa persetujuan agenda rapat paripurna.

“Ketua masih banyak mendengarkan surat masuk, kita semua mendengarkan dan membahas surat-surat masuk. Belum ada kebijakan apa-apa.Tadi dalam rapat pengganti Bamus, paripurna 17 Oktober terkait dengan beberapa agenda dan paripurna membahas APBN 2018 pada 25 Oktober,” paparnya.

Senada dengan Taufik, Fadli Zon mengatakan rapim DPR itu lebih banyak membahas surat-surat dan agenda yang padat menjelang akhir masa sidang.

“Karena kami banyak agenda yang menumpuk. Mulai RUU di pembahasan tingkat dua dari beberapa komisi. Tadi dalam rapat pengganti Bamus, paripurna (digelar) 17 Oktober, terkait beberapa agenda, dan (rapat paripurna tentang) RAPBN 2018 pada 25 Oktober.” (P-2)

Komentar