Polkam dan HAM

Kemanunggalan TNI-Rakyat Buka Isolasi Wilayah Muaro Jambi

Jum'at, 13 October 2017 08:15 WIB Penulis: Golda Eksa

Masyarakat dan TNI bekerja membangun jalan dan gorong-gorong di Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi, Jambi, Kamis (12/10)---MI/Golda Eksa

INFRASTRUKTUR jalan sepanjang 11,5 kilometer di Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi, yang dibangun TNI telah menjawab pelbagai persoalan yang selama puluhan tahun dirasakan masyarakat. Kegiatan bersandi TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) itu dapat memudahkan masyarakat untuk meningkatkan aktivitas ekonomi serta akses menuju sentra produksi.

Demikian penegasan Bupati Muaro Jambi Masnah Busyro saat memaparkan program TMMD, di Kantor Bupati Muaro Jambi, kemarin. Ia menilai pembangunan jalan yang membelah hutan karet tersebut juga memberikan dampak positif, yakni menumbuhkan semangat gotong-royong dan partisipasi masyarakat.

“Kegiatan TMMD ini dalam rangka percepatan pembangunan perdesaan guna mengurangi kesenjangan sosial, ekonomi, maupun prasarana fisik antarwilayah. Pada intinya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kami berharap pembangunan ini terus kita laksanakan,” ujarnya.

Komandan Komando Distrik Militer 0415/Batanghari selaku Komandan Satgas TMMD Kabupaten Muaro Jambi, Letkol Inf Denny Noviandi, menjelaskan kegiatan yang menelan anggaran Rp1 miliar itu nantinya dapat memudahkan warga, khususnya bagi mereka yang berdomisili di Kelurahan Sengeti dan Desa Bukit Baling.

Di sisi lain, sambung dia, pihaknya pun ikut membangun sebuah jembatan kayu dengan panjang 10 meter dan lebar 4 meter di Kelurahan Sengeti, termasuk membuat 6 titik gorong-gorong yang tersebar di Desa Bukit Baling.

“Kita membuka jalan dari awal dengan vegetasi sedang. Total personel gabungan yang diterjunkan 150 orang. Seluruhnya terdiri dari prajurit TNI, Polri, instansi pemerintah daerah, dan masyarakat. Saat ini kegiatan fisik telah 58%,” jelasnya.

Selain kegiatan fisik, program TMMD pun menggelar kegiatan nonfisik seperti anjangsana, penyuluhan kesehatan, dan pengobatan gratis. Juga, penghijauan dan reboisasi lahan, penyuluhan bela negara, penyuluhan wawasan kebangsaan, penyuluhan bencana alam. Selain itu, pihaknya juga lakukan penyuluhan narkoba, ceramah agama, olahraga, serta flu burung.

Jajaran Kodim 0415/Batanghari pun responsif membantu masyarakat merehabilitasi sebuah musala dan membenahi kamtibmas dengan mendirikan 2 pos keamanan lingkungan. Tidak hanya itu, kegiatan perkemahan Sabtu-Minggu (Persami) bersama pramuka juga menambah keakraban antara TNI dan masyarakat.

Ketua Tim Pengawasan dan Evaluasi TMMD Kabupaten Muaro Jambi, Brigjen Muslimin Akib, menambahkan program TMMD ke-100 TA 2017 bertujuan untuk membantu pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan fisik dan nonfisik. “Oleh karena itu, demi mempererat hubungan silaturahim, Satgas TMMD wajib tidur dan makan di rumah masyarakat dengan memanfaatkan ULP (uang lauk pauk). Kita harus menyadari bahwa TNI dan rakyat tidak bisa dipisahkan.” (Gol/P-3)

Komentar