Humaniora

Dua Robot Terbang Ciptaan Unsyiah Mampu Deteksi Lahan Ganja di Hutan Aceh

Jum'at, 13 October 2017 10:22 WIB Penulis: Amiruddin A Reubee

UNIVERSITAS Syiahkuala (Unsyiah) Banda Aceh meluncurkan dua robot terbang. Dua rubot terbang itu masing-masing diberi nama Cempala Kuneng, karya mahasiswa Teknik Mesin dan satu lagi Aneuk Kleueng, karya Industri Fakultas Teknik (FT) Unsyiah. Peluncuran dilakukan oleh Rektor Unsyiah, Samsul Rizal di Balai Keurukon Fskultas Teknik.

Kedua robot terbang ini dirancang di laboratorium Desain Manufaktur (LDM) Fakultas Teknik Unsyiah oleh Seulawah Team yang terdiri dari 14 mahasiswa. Kehadiran dua robot terbang itu diharapkan semakin memperkenalkan unsyiah ke masyarakat luar sekaligus menarik minat untuk kuliah di universitas jantung hati masyarakat Aceh itu.

Rektor Univesotas Syiahkuala Banda Aceh, Ssul Rizal, Jumat (13/10) mengatakan, kedua robot itu akan diperlombakan pada Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI) 2017, yang digelar di Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya pada 16-21 November bulan depan.

Ketua Seulawah Team, Muhammad Reza Riski Hamid mengatakan, dua robot terbang itu akan mengikuti dua kategori di KRTI, yaitu Racing Plane dan Vertical Take Off Landing. Di Kategori Racing Plane akan dilihat kecepatan pesawat dengan menggunakan autonomous.

Adapun di dikategori vertikal Teke Off Landing misi yang harus diselesaikan yaitu mengangkat dan memindahkan barang dengan menggunakan automuos. Dikatakannya kehadiran dua robot terbang karya mahasiswa Unsyiah ke kontes di ITS itu bukan sekedar untuk meraih juara.

Tetapi, imbuhnya, lebih dari itu untuk menumbuhkan serta mengiatkan inovasi di lingkungan kampus. Samsul berharap ke depan semua program bidang studi saling berkalaborasi untuk peningkatan kompetisi karya, sehingga hasil inovasi mahasiswa dapat dikembangkan lebih lanjut dan bermanfaat bagi masyarakat.

"Robot terbang ini dapat dikembangkan lebih lanjut seperti mendeteksi titik (kebun) ganja di Aceh sehinggaemodahkan kepolisian dalam bekerja" ujar Rektor kelahiran Aceh Timur itu.(OL-3)

Komentar