Ekonomi

Kerja Sama ASEAN-Inggris bakal Ditingkatkan

Jum'at, 13 October 2017 11:11 WIB Penulis: Irvan Sihombing, dari London, Inggris

WAKIL Presiden Jusuf Kalla---ANTARA/Muhammad Iqbal

WAKIL Presiden Jusuf Kalla memuji kerja sama ASEAN dengan Inggis dan mendorong peningkatan hubungan antara anggota negara-negara ASEAN dan Inggris yang selama ini telah terjalin baik.

Hal itu disampailan Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla saat menghadiri re­sepsi peringatan 50 tahun ASEAN di Lancaster House, Stable Yard St, Jame’s, London, Inggris kemarin.

Pada kesempatan itu Wapres memuji peningkatan kerja sama ASEAN-Inggis dan memaparkan tiga pemikirannya tentang bagaimana ASEAN dan Inggris memetakan hubungan di masa depan. “Pertama, perdamaian dan stabilitas merupakan prasyarat bagi kemakmuran dan pembangunan ekonomi,” tuturnya.

Selama 50 tahun, ASEAN telah mencapai perdamaian dan stabilitas yang memungkin-kannya mengejar keberhasilan ekonomi. “Ini telah menjadi salah satu ekonomi dengan pertumbuhan tercepat, dengan pertumbuhan rata-rata di atas dunia. Bahkan, ASEAN telah menarik FDI (foreign direct investment) sebesar US$121 miliar,” ujarnya.

Komunitas Ekonomi ASEAN yang diluncurkan pada 2015, kata Wapres, telah membawa integrasi ekonomi yang lebih dalam antaranggota.

“ASEAN telah mengubah dirinya menjadi ekonomi terbuka dan terpadu. Ini juga terus mengejar integrasi ekonomi yang lebih dalam dengan enam mitra, yang dikenal sebagai Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP).”

ASEAN juga merupakan wilayah dengan populasi lebih dari 600 juta jiwa atau sekitar 10% dari populasi global. Pada 2020 diperkirakan kelas menengah ASEAN akan tumbuh menjadi 400 juta ­orang.

Yang kedua, kata Wapres, Inggris memiliki kerja sama perdagangan yang sudah berlangsung lama dengan kawasan ASEAN.

“Bahkan sebelum kunjungan PM David Cameron ke beberapa negara ASEAN pada 2015, pedagang Inggris telah berniaga dengan masyarakat di Asia Tenggara,” ujarnya.(E-2)

Komentar