Ekonomi

Pengendalian Harga Terus Diupayakan

Jum'at, 13 October 2017 17:18 WIB Penulis: Andhika prasetyo

ANTARA FOTO/Mohamad Hamzah

KEPALA Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian (Kementan) Agung Hendriadi mengungkapkan pemerintah telah berupaya maksimal dalam menyediakan kebutuhan pokok, terutama pangan, dengan harga terjangkau.

Buktinya, dalam beberapa bulan terakhir, harga pangan bergerak stabil dan berujung deflasi yang berpengaruh positif terhadap Indeks Harga Konsumen.

Bahkan pada bulan Agustus, Badan Pusat Statistik mencatat terjadinya deflasi 0,07% secara bulanan (month to month/MoM). Deflasi tersebut terjadi karena pemerintah mampu mengendalikan harga pangan dengan baik.

Terlebih lagi, saat ini, ucap Agung, pemerintah telah mengeluarkan aturan terkait harga eceran tertinggi (HET) untuk komoditas beras. Kebijakan tersebut pun diklaim telah membuat tata niaga komoditas pangan utama penduduk Indonesia menjadi semakin rapi.

“Sekarang ada HET untuk komoditas beras. Semula, beras premium itu harganya bisa sangat liar sampai Rp30.000 per kilogram (kg). Sekarang pemerintah telah kendalikan, maksimal Rp12.800 per kg. tidak ada lagi ritel modern yang jual di atas itu, kecuali untuk beras khusus seperti beras ketan, beras merah dan sejenisnya,” ujar Agung di Kantornya, Jakarta, Jumat (13/10).

Terkait kepuasan, ia menyadari masyarakat Indonesia berharap dan menginginkan hal yang lebih lagi dari pemerintah agar semua hal bisa menjadi lebih baik.

“Kami menyadari ada banyak pekerjaan rumah yang masih harus diperbaiki, harga daging, cabai dan beberapa lainnya. Namun bukan berarti pemerintah tidak melakukan apa-apa. Pemerintah sudah berupaya, ada pengendalian harga yang dilakukan, ada upaya ntuk membuat harga kebutuhan pokok, khususnya pangan, terjangkau,” tandasnya. (OL-6)

Komentar