Hiburan

Pengabdi Setan Mendominasi FFI

Ahad, 12 November 2017 06:45 WIB Penulis: Eno/ M-1

Grafis/Caksono

FESTIVAL Film Indonesia (FFI) telah mengumumkan para peraih Piala Citra tahun ini. Festival dengan tema Beragam itu ­indah menobatkan Teuku Rifnu Wikana sebagai Pemeran Pria Terbaik dan Putri Marino sebagai peraih Piala Citra untuk kategori Pemeran Wanita Terbaik.

Diumumkan pemenang dari 22 kategori. Sebanyak 20 film cerita, 6 film dokumenter panjang, 7 film dokumenter pendek, 10 film pendek, dan 5 film animasi pendek dinilai oleh 73 juri.

Malam penghargaan yang di­gelar di Grand Kawanua International City, Manado, ­Sulawesi Utara, kemarin, didominasi film ­Pengabdi Setan karya Joko ­Anwar. Film itu di antaranya memenangi kategori sinematografi, penyun­ting gambar, dan penata efek visual terbaik.

Bagi juri mandiri FFI 2017, Lulu Ratna, pentingnya ajang ini ialah memberikan fokus tentang standar di tahun ini.

“Masalah ada pihak yang suka atau tidak suka, ya pasti ada, wajar. Justru jika semua pihak puas dengan hasilnya, malah aneh. Nah, kalau ada masukan bisa kita gunakan masukannya untuk sistem penyelenggaraan tahun berikutnya, ini kan untuk kepentingan bersama,” kata Lulu.

Aktris Gesata Stella mengatakan FFI sarat tantangan. “Sekalipun reputasi FFI memudar beberapa tahun belakangan, tetap saja jadi tolok ukur karena menjadi pelopor festival film,” katanya.

Dia juga menilai hadirnya juri FFI 2017 sudah beragam sehingga tidak berat pada kubu tertentu. “Sudah beragam, mudah-mudah­an hasilnya adil.”

Bagi Ketua Umum FFI, Leni ­Lolang penjurian model melibatkan banyak juri termasuk aso­siasi dan juri mandiri baru pertama kali dilakukan.

“Kami melibatkan 10 asosiasi profesi perfilman, 6 komunitas film, dan belasan juri mandiri. Model itu akan menjadi platform berkelanjutan sehingga bisa digunakan dalam penjurian di masa datang juga,” katanya.

Ernest Prakasa yang menang melalu film Cek Toko Sebelah dalam kategori Penulis Skenario Asli Terbaik mengungkapkan syukur dan menyampaikan terima kasih selama dua tahun ini didukung penonton dan para sineas lainnya yang tidak pelit ilmu.

Syuting di daerah
Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey menyambut baik penyelenggaraan FFI di daerah yang dipimpinnya.

“Saya mendukung para ­sineas yang ingin ­melakukan ­syuting di sini. Kami akan bantu ­sepenuhnya. Misalnya dengan ­dibebaskan retribusi, kami juga akan ­mendukung ­pembiayaan melalui peran swasta jika 50% lokasi syutingnya di sini.” (Eno/M-1)

Komentar