Sepak Bola

Malapetaka Sepak Bola Italia

Rabu, 15 November 2017 02:01 WIB Penulis: Agt/R-2

(AP Photo/Antonio Calanni)

MEDIA Italia, Selasa (14/11), meratapi kegagalan tim nasional negara itu lolos ke putaran final Piala Dunia untuk kali pertama selama 60 tahun terakhir. Kegagalan yang merupakan malapetaka. Skuat asuhan Gian Piero Ventura hanya bermain imbang 0-0 dengan Swedia pada laga leg kedua play-off zona Eropa di Milan. Italia, kampiun dunia empat kali, harus tersisih dengan kalah agregat 0-1. Hasil itu tentu tak bisa diterima dengan mudah oleh 71 ribu pasang mata yang memadati Stasion San Siro, termasuk 14,8 juta penonton yang menyaksikan laga itu melalui layar televisi. ‘Italia. Ini Kiamat’, tulis berita utama di situs harian olahraga Gazzetta dello Sport, Senin (13/11) malam waktu setempat.

‘Membuang peluang, sedikit kesialan, tapi tidak mencetak gol sepanjang 180 menit melawan Swedia yang bakal melenggang ke Rusia’, tulis Gazzetta yang jelas-jelas menyatakan Italia tidak pantas lolos. “Wasit membuat kami tidak mendapat satu hadiah penalti, tetapi lawan kami juga seharusnya mendapatkan dua kali,” ungkap situs itu. Surat kabar ternama lain, Corriere dello Sport menuliskan ‘Italia tidak Tampil di Piala Dunia’. Di editorialnya juga ditulis bahwa dalam beberapa bulan lagi masyarakat Italia akan menyaksikan Piala Dunia tanpa keikutsertaan skuat kebanggaan mereka. “Untuk pertama kali sepanjang 60 tahun, kami ada di luar (Piala Dunia). Itu memalukan dan paling tidak bisa ditoleransi dalam sepak bola, noda yang tidak bisa dihapuskan,” tambah Corriere dello Sport.

“Semuanya berakhir. Kiamat, tragedi, malapetaka. Sebut apa pun yang Anda mau, tapi tolonglah, izinkan kami berbicara tentang sistem yang tak berjalan: sepak bola kita dalam situasi krisis serius meski seharusnya tidak lebih buruk ketimbang Swedia ataupun Swiss.”
Sebuah laman berita La Repubblica menuliskan tajuk singkat ‘Selamat Tinggal Rusia’, sedangkan harian lokal Torino, La Stampa, menulis ‘Petaka bagi Italia, Kita tidak akan ke Piala Dunia’. Kekecewaan yang mendalam juga diungkapkan Presiden Fede-rasi Sepak Bola Italia, Carlo Tavecchio, kemarin. “Ini kegagalan yang membutuhkan solusi bersama dari semua orang,” jelasnya. Mantan Wali Kota Roma, Walter Veltroni, menegaskan ini malapetaka olahraga terbesar Italia sepanjang 60 tahun. “Ini masalah di sepak bola Italia,” cetusnya. (AFP/Agt/R-2)

Komentar