Internasional

Studi Sebut Kebanyakan Generasi Milenial tidak Lebih Baik dari Orangtuanya

Selasa, 14 November 2017 22:39 WIB Penulis: Antara

MI/ADAM DWI

MAYORITAS generasi milenial akan berjuang mendapatkan lebih banyak uang dan mendapatkan pekerjaan yang lebih baik daripada orangtua mereka meskipun mereka lebih terdidik, menurut sebuah studi oleh Credit Suisse.

Dijabarkan oleh Biro Sensus Amerika Serikat sebagai mereka yang lahir antara 1982 dan 2000, kini antara usia 17 hingga 35 tahun atau generasi milenial menghadapi peraturan pinjaman yang lebih ketat, kenaikan harga rumah, dan mobilitas pendapatan yang rendah, menurut studi tersebut.

"Dengan generasi 'ledakan kelahiran yang' menempati sebagian besar pekerjaan teratas dan sebagian besar perumahan, generasi milenial tidak berjalan dengan baik jika dibandingkan dengan orangtua mereka pada usia yang sama, terutama dalam kaitannya dengan pendapatan, kepemilikan rumah, dan dimensi kesejahteraan lainnya," demikian Bank Swiss dalam Laporan Kekayaan Global tahunannya, yang dipublikasikan pada Selasa (14/11).

Akibatnya, hanya orang berprestasi tinggi dan orang-orang di sektor yang menguntungkan seperti teknologi dan keuangan memiliki prospek yang lebih baik daripada orangtua mereka.

Secara keseluruhan, Credit Suisse menemukan kekayaan global pada pertengahan 2017 mencapai US$280 triliun, naik 6,4% dari tahun ke tahun, yang merupakan laju pertumbuhan tercepat sejak 2012 berkat melonjaknya pasar ekuitas dan aset non-finansial yang lebih berharga seperti properti. Namun, kekayaan itu sangat terkonsentrasi.

Sekitar 36 juta jutawan membuat kurang dari satu persen populasi orang dewasa memiliki 46% kekayaan rumah tangga global; 70% orang dewasa --sekitar 3,5 miliar orang-- memiliki aset kurang dari US$10.000 dan kekayaannya terhitung 2,7%. (OL-2)

Komentar