Hiburan

Kembangkan Diri Rambah Platform Streaming

Sabtu, 18 November 2017 23:16 WIB Penulis: TB/X-7

ANTARA FOTO/Maulana Surya

LOKANANTA terus mengembangkan diri. Paling terbaru, seluruh koleksi konten audionya didistribusikan ke pelbagai platform streaming. Hal itu dilakukan untuk mempermudah masyarakat mendengarkan hasil rekaman di instansi milik negara itu dan mengikuti tren digital. Bagi sebagian orang Indonesia, Lokananta tidak asing lagi, terkhusus mereka yang bergelut di bidang musik, pasti kenal dengan label rekaman pertama dan satu-satunya milik negara tersebut.

Sejak didirikan pada 29 Oktober 1956 atas inisiatif Wali Kota Surakarta R Maladi, Lokananta memiliki nama resmi pertama Pabrik Piringan Hitam Lokananta Jawatan Radio Kementerian Penerangan Republik Indonesia. Saat itu, fungsi utamanya sebagai unit pelaksana untuk duplikasi materi siaran RRI. Namun, sejak 2014, kata Kepala Lokananta Miftah C Zubir, unit usaha Lokananta bertambah di bidang security printing, sebagai sales representative dari Perum Percetakan Negara RI di area Jawa Tengah.

"Bidang usahanya meliputi duplikasi audio, studio rekaman, multimedia, destinasi wisata sejarah, dan edukasi," terangnya saat berkunjung ke Media Indonesia, Senin (13/11).

Selain memiliki beberapa bidang usaha yang berpenghasilan tidak besar, Lokananta yang terletak di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kerten, Laweyan, Surakarta, itu memanfaatkan pekarangannya yang luas sebagai tempat acara-acara kreatif, seperti ekshibisi dan syuting. "Yang paling terbaru kami telah memasukkan koleksi audio yang selama ini ada di Lokananta masuk ke platform streaming. Ada koleksi lagu Waldjinah, Gesang, dan koleksi lagu lawas, nasional, dan terbaru," tambah Miftah.

Dia menjelaskan saat ini platform sudah menampung lagu-lagu yang pernah direkam di Lokananta, seperti Joox, Deezer, dan Spotify.

Para pengurus, lanjutnya, saat ini terus mempromosikan aktivitas Lokananta ke media sosial. Bagi siapa saja yang ingin berkunjung bisa langsung ke Surakarta. Di sana, pengunjung dapat menyaksikan secara langsung peninggalan sejarah permusikan di Indonesia dan mendapatkan pelbagai pilihan oleh-oleh khas yang telah disiapkan pengurus.

Diketahui, konten audio Lokananta tidak kurang dari 5.000 master pita dan 30 ribu keping piringan hitam. Koleksi yang dimiliki, antara lain, lagu-lagu tradisional dari hampir seluruh daerah, lagu-lagu populer, dan religi. Selain itu, Lokananta menyimpan rekaman penting bersejarah lainnya, seperti master pita pidato proklamasi, rekaman resmi pertama lagu Indonesia Raya, dan berbagai pidato Bung Karno.

Komentar