Olahraga

9 Swasta Sumbang Rp771 Miliar :

Kamis, 7 December 2017 03:31 WIB Penulis: Budi Ernanto budi_ernanto@mediaindonesia.com

ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

SEMBILAN perusahaan swasta menyatakan menjadi sponsor ajang Asian Games 2018. Dengan dukungan perusahaan dari sektor privat itu, Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (Inasgoc) mendapat dukungan dana sebesar Rp771 miliar. Jumlah tersebut lebih besar ketimbang nilai kontrak dengan enam badan usaha milik negara (BUMN) pada Oktober lalu yang menyumbang Rp500 miliar. Kesembilan sponsor itu ialah Grab Indonesia, PT Astra International, PT Amerta Otsuka Indah, SsangYong Information Communication, PT Indofood Sukses Makmur, Aqua, Samsung Indonesia, PT Sinarmas APP, dan Alfamart.

Penandatanganan kontrak sponsor untuk ajang Asian Games 2018 dilaksanakan di Kantor Wakil Presiden (Wapres), Jakarta, Rabu (6/12). “Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan se-tinggi-tingginya karena adanya para sponsor yang menunjukkan sinergi dan kerja sama sebagai bangsa Indonesia yang besar untuk menyukseskan Asian Games yang sangat penting ini,” ungkap Wapres Jusuf Kalla yang juga menjabat Ketua Dewan Pengarah Asian Games 2018.

Ketua Inasgoc Erick Thohir mengatakan dana dari sponsor dapat memacu pihak Inasgoc sebagai penyelenggara untuk bekerja lebih cepat. Dukungan sponsor menjadi bukti telah ada kepercayaan dari para pebisnis untuk menyukseskan Asian Games 2018.
“Kami menargetkan dana sponsor mencapai Rp1,1 triliun. Saat ini, proses kerja sama dengan sponsor lainnya terus berjalan. Karena itu, kami belum bisa memberi perincian berapa total sponsor yang sudah masuk hingga Januari 2018,” terang Erick.

Berdampak investasi
JK, sapaan akrab Jusuf ­Kalla, mengatakan ajang Asian Games 2018 akan berdampak pada investasi untuk jangka panjang. “Asian Games ini sangat penting. Walau dibutuhkan biaya yang besar, ini juga akan menjadi investasi ke depan,” ujar Wapres. JK menjelaskan penyelenggaraan Asian Games 2018 penting bagi Indonesia. Indonesia pertama kali menjadi tuan rumah kegiatan akbar olahraga seantero Asia tersebut pada 1962. Tiongkok telah menjadi tuan rumah Asian Games tiga kali. Salah satu negara anggota ASEAN, Thailand, juga ­telah ditunjuk tiga kali sebagai tuan rumah Asian Games.

“Karena itu, penyelenggaraannya (Asian Games 2018) mendorong sinergi dan kerja sama yang besar,” tutur JK. Sementara itu, untuk upa-cara pembukaan Asian Games 2018 yang menjadi simbol pelaksaaan telah dianggarkan dana US$50 juta.
“Di samping itu, untuk jangka panjang ­olahraga itu tak hanya Asian Games, tapi ada juga kegiatan olahraga lainnya. Karena itu, butuh perencanaan jangka panjang,” tambah Wapres.

Di lain hal, Pusat Pengelolaan Kompleks (PPK) Kema­yoran telah merampungkan revitalisasi Hutan Kota Kemayoran. Hutan Kota Kemayoran itu akan menjadi alternatif rekreasi para atlet yang bertanding. Direktur Pemberdayaan Kawasan PPK Kemayoran Cecep Ferdy Firdaus Nugraha mengatakan kawasan hutan kota seluas 11,6 hektare yang bersebelahan dengan lapangan golf tersebut dapat mendukung kesuksesan pelaksanaan Asian Games 2018 mendatang. (Beo/Yan/R-4)

Komentar