Olahraga

Kalla: Sebagian Venue Asian Games Selesai Akhir Tahun

Kamis, 7 December 2017 18:29 WIB Penulis: Dwi Apriani

ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

SETELAH beberapa waktu lalu Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla memeriksa kesiapan tempat pertandingan atau venue Asian Games di Jakarta, kini giliran Palembang, Sumatra Selatan. Seperti diberitakan, gelaran Asian Games 2018 mendatang memang akan digelar di dua kota, yakni Jakarta dan Palembang.

Untuk even skala internasional seperti itu, tentunya kesiapan fisik bangunan dan infrastruktur di dalamnya sangat penting. Karena itu, dalam kunjungan sekaligus tinjauan ke venue Asian Games di Jakabaring Sport City (JSC) Palembang, hari ini, Wapres memberikan apresiasi untuk progres kesiapan venue.

Kalla sendiri sudah beberapa kali meninjau langsung kesiapan venue Asian Games di JSC, dan ia mengakui banyak kemajuan pembangunan dan perbaikan gedung-gedung lengkap dengan sarana dan prasarana menunjang pelaksanaan Asian Games tersebut.

"Saya sudah meninjau beberapa venue di Jakabaring ini. Tadi ada beberapa yang sudah dilihat dan progresnya sesuai dengan target. Desember atau akhir tahun ini sebagian venue sudah selesai pengerjaan," ungkap Wapres, ditemui usai kunjungan di Gelora Sriwijaya Jakabaring.

Ia menuturkan, meski ada sebagian lagi venue yang masih dalam progres pembangunan seperti convention center di mana menjadi lokasi venue soft tenis atau tenis indoor. Juga insfrastruktur lain seperti rusunami dan sebagainya, tetapi diyakini pada pertengahan 2018 sudah selesai secara keseluruhan.

"Kita optimistis beberapa venue dan infrastruktur lain selesai Juni 2018. Sebelum Asian Games berlangsung sudah kelar secara keseluruhan," ungkap dia.

Meski sebagian venue sudah selesai pada akhir tahun, seperti venue tenis, shooting range, boling, voli pantai, sepak takraw, ski air, dayung, dan lainnya, tetapi masih ada sejumlah aktivitas lain. Di antaranya berupa perapian atau penyelesaian bagian luar gedung dan bangunan.

"Juga perlu pemeliharaan selama beberapa bulan setelah venue selesai. Ini sudah ada," kata dia.

Untuk rusunami, kata Kalla, juga diyakinkan bisa selesai tepat waktu. Rusunami dan juga wisma atlet yang sudah ada di Jakabaring itu jumlahnya bisa menampung atlet yang berlaga di Palembang.

"Rusunami sedang diselesaikan. Atletnya kan 3.000 orang. Cukup," jelasnya.

Ia menyebutkan, semua venue yang dibuat baik di Jakarta dan Palembang sangat ramah terhadap penyandang difabel, baik bagi atlet maupun bagi para penonton. Bahkan, fasilitas yang ada di semua venue juga tersedia kemudahan bagi difabel. Seperti kursi, tangga khusus, hingga fasilitas kamar mandi dan sebagainya.

"Di Asian Paragames yang ada di Jakarta itu tidak ada masalah dengan venue dan tidak ada masalah dengan penyelenggara. Atlet difabel diberikan akses khusus. Seperri pintu dan tangga khusus," jelasnya.

Tak sekadar venue, pemerintah juga konsen dalam kesiapan atlet Indonesia yang akan berlaga di Asian Games 2018 mendatang. Bahkan termasuk soal anggaran untuk para atlet.

"Anggaran untuk atlet umumnya masuk prolegnas. Semua anggaran dikelola cabor masing-masing. Sehingga ini memang menjadi hal serius, baik administrasi dan logistik semua sudah selesai dan sudah disiapkan. Hak atlet-atlet juga sudah dibayarkan, tidak ada lagi tunggakan seperti bulan lalu," terang dia.

Sementara itu, Gubernur Sumsel, Alex Noerdin, mengungkapkan, saat ini wilayahnya tengah berupaya melakukan percepatan pembangunan venue-venue yang ada di JSC Palembang.

"Target kami semuanya bisa selesai akhir tahun ini, kecuali convention center. Saat ini masih dalam pembangunan, targetnya selesai Juni 2018," jelasnya.

Bukan karena banyaknya kendala, pembangunan venue itu diakui Alex memang memakan waktu yang cukup lama. Sebab bangunan yang rencananya akan dipakai sebagai venue soft tennis itu memiliki bangunan yang besar dan bakal mempunyai atap yang dapat dibuka dan ditutup.

"Ini bisa dijadikan lokasi pameran jika even Asian Games sudah selesai. Karena gedungnya besar, dapat memuat ribuan penonton serta memiliki desain yang unik, berbentuk kapal Sriwijaya lengkap dengan dayungnya," tandas dia.

Dalam kunjungan dan tinjauan venue Asian Games di Palembang itu, Kalla mendatangi venue boling, rusunami, shooting range, voli pantai, dayung, sepak takraw, water treatment plan, dan stadion utama Gelora Sriwijaya. (OL-2)

Komentar