Nusantara

Pemerintah Dukung Insentif Infrastruktur Daerah

Jum'at, 8 December 2017 06:23 WIB Penulis: Hnr/N-2

Dok. MI

PEMERINTAH sudah menyambut usul pemberian insentif bagi pemerintah daerah yang berinisiatif membangun infrastruktur.

Lewat Menteri Keuangan Sri Mulyani, pemerintah akan mendukung dalam bentuk pemberian insentif berupa tambahan dana insentif daerah.

"Insentif tidak akan diberikan dalam bentuk uang. Insentif harus produktif untuk belanja modal infrastruktur lagi sehingga pembangunan di daerah akan terus berlanjut," ungkap Direktur Utama PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) Emma Sri Martini di Yogyakarta, kemarin.

PT SMI, tambahnya, merupakan BUMN yang mendapat tugas memberikan pinjaman kepada pemda.

Karena itu, perusahaan itu terus berkomitmen menjadikan fasilitas pinjaman daerah sebagai fiscal tool untuk percepatan pembangunan infrastruktur di daerah.

Menurut dia, selain pinjaman daerah, SMI juga mendorong opsi pendanaan prog-ram kerja sama pemerintah dengan badan usaha.

"Setiap kami ke daerah, kami selalu memberikan insight untuk dua opsi itu. Kami dorong pemda untuk bisa lebih memanfaatkan ruang dan opsi-opsi pendanaan di tengah keterbatasan mereka."

Menurut Emma, pada 2018 SMI berkomitmen menggenjot skema pinjaman daerah.

Pihaknya juga diuntungkan dengan adanya offering letter senilai Rp5 triliun untuk 14 pemda. "Pada 2018 harus terbit 20 offering letter."

Lebih jauh ia menuturkan, sebaran pembiayaan SMI menjangkau hampir di seluruh wilayah Indonesia, terutama di kawasan timur.

Portofolio penyaluran SMI ke depan ditargetkan bakal semakin besar karena sudah ada 450 pemerintah daerah yang layak dibiayai dari total 542 provinsi, kabupaten, dan kota di Tanah Air.

"Sekitar 100 pemda belum mendapatkan karena mereka harus lebih dulu mengantongi predikat wajar dengan penge-cualian (WDP) dalam laporan keuangannya selama tiga tahun berturut-turut," jelas Emma.

Pada kesempatan sama, Direktur Pengembangan Proyek dan Advisory PT SMI Darwin Trisna Djajawinata menjelaskan proyek pembangunan transportasi masal akan semarak di sejumlah daerah pada 2018.

"Proyek yang juga mendominasi daerah ialah pembangunan sanitasi dan teknologi persampahan."

Komentar