Eksplorasi

Kurang Tidur Sebabkan Depresi pada Remaja

Sabtu, 9 December 2017 14:36 WIB Penulis: MI

LIVESCIENCE

SEJUMLAH hasil penelitian menunjukkan peran penting tidur dalam meningkatkan kesehatan fisik, umur panjang, dan kestabilan emosi seseorang. Faktanya, kebanyakan remaja saat ini tidak memiliki waktu tidur yang cukup untuk usia mereka.

Penelitian terbaru mengungkapkan kekurangan waktu tidur pada remaja dapat meningkatkan gejala depresi. Para peneliti dari Universitas Pittsburgh, Peter Franzen dan Erika Forbes, melakukan penelitian selama dua pekan kepada 35 peserta yang berusia 5-15 tahun.

Dari penelitian tersebut, Franzen dan Forbes menemukan kurang tidur memengaruhi putamen, area otak yang berperan pada integrasi sensor dan kontrol motorik ­manusia. Ketika para peserta tidak memiliki waktu tidur yang cukup, putamen menjadi kurang responsif.

Selain itu, mereka memiliki lebih banyak gejala depresi. Hal ini sesuai dengan penemuan dari sejumlah studi tentang depresi yang mengatakan salah satu tanda depresi ialah terdapatnya sedikit aktivitas dalam putamen. (Sciencedaily/*/L-2)

Komentar