Nusantara

Kasat Reskrim Polres Manggarai Terjaring OTT

Senin, 11 December 2017 19:54 WIB Penulis: Yohanes Manasye

Iptu Aldo Febrianto---Ist

KEPALA Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Manggarai Iptu Aldo Febrianto ditangkap Tim Sapu Bersih (Saber) Pungutan Liar (Pungli) Polda NTT di ruang kerjanya, Senin (11/12).

Proses OTT ini dilakukan secara senyap dan baru diketahui awak media pada Senin (11/12) sore. Informasi yang beredar, penangkapan dilakukan dua anggota Saber Pungli Polda NTT sekitar pukul 09.00 Wita.

"Kami juga kaget. Ternyata ada OTT di belakang," ujar Kasi Propam Polres Manggarai Ipda Daud R Boeloe membenarkan informasi tersebut.

Ia baru membenarkan hal itu saat diajak berbincang awak media di ruang lobi Kantor Polres, Senin sore itu. Sementara saat diwawancara resmi sebelumnya, ia enggan berkomentar.

Ia mengarahkan wartawan untuk mewawancarai Wakil Kapolres Kompol Tri Joko Biantoro. "Silakan ke Pak Waka (wakil kepala)," ujarnya.

Sesuai arahan Kasi Propam, wartawan pun mendatangi Tri Joko Biantoro. Namun Tri berusaha menghindari wartawan sambil berkata, "Enggak ada. Informasi dari mana? Enggak benar."

Kasat Reskrim Iptu Aldo Febrianto masih terlihat duduk bersama stafnya di ruangan Urusan Mintu, yang berhadapan langsung dengan ruangan kerjanya. Ia terlihat gelisah ketika didatangi wartawan.

Ia pun mengajak wartawan menuju ruangannya. Saat ditanya terkait OTT dirinya, wajahnya terlihat memerah sambil berkelit. "Ah, OTT apaan? Enggak ada itu," ujarnya.

Ia terus berkelit ketika ditanyai terus hal itu. Informasi yang dihimpun, Aldo tertangkap tangan tengah bersama seorang kontraktor di ruang kerjanya. Aldo diduga melakukan pemerasan terhadap kontraktor tersebut.

"Barang bukti berupa uang Rp50 juta sudah diamankan anggota Saber Pungli. Kedua anggota Saber sudah kembali ke Kupang melalui Bandara Labuanbajo (Manggarai Barat). Sedangkan Aldo rencananya akan menghadap Polda, besok," ujar sebuah sumber.

Kasi Propam Polres Manggarai mengatakan Aldo tidak langsung ditahan. "Kan tidak mungkin melarikan diri," ujarnya saat obrolan dengan sejumlah wartawan.

Kepala Sub Bidang Humas Polda NTT AKBP Jules Abraham Abas yang dikonfirmasi melalui sambungan telepon dan SMS, belum memberikan komentar terkait hal ini. (OL-4)

Komentar