Gaya Urban

Serunya Bela Diri Gado-Gado

Ahad, 24 December 2017 04:31 WIB Penulis: FARIO UNTUNG TANU fario@mediaindonesia.com

MI/ARYA MANGGALA

BUNYI napas yang terengah-engah terdengar tak lama setelah kelas body combat di Celebrity Fitness di Mall Artha Gading dimulai pada Rabu (22/12). Sesuai dengan nama kelas, sekitar 40 peserta yang ambil bagian tampak bersemangat melakukan gerakan-gerakan bela diri. Perlengkapan mereka juga mirip petarung, yakni dengan sarung tangan.Namun, mereka tidak berkelahi. Gerakan-gerakan meninju, menyikut, hingga menendang hanya dilakukan masing-masing. Gerakan-gerakan itu juga dipadukan dengan berbagai gerakan aerobik yang sarat dengan gerakan berintensitas tinggi. Maka kelas itu layaknya gado-gado bela diri yang seru dan menyenangkan, apalagi dengan iringan musik bertempo cepat.

Tidak mengherankan, di menit ke-20, keringat sudah bercucuran deras di tubuh peserta. Salah satunya ialah Lydia Simatupang. Meski begitu, tidak juga ia terlihat kewalahan dan loyo. Malah makin tinggi intensitas, ia tampak makin bersemangat. “Seru, selama 1 jam bergerak dan membakar kalori tadi seperti tak terasa. Mungkin karena ada musiknya dan dilakukan beramai-ramai,” tuturnya kepada Media Indonesia. Perempuan yang juga berprofesi sebagai dokter itu mengatakan dirinya selalu menyempatkan untuk mengikuti kelas yang berlangsung dua kali seminggu ini. Banyak manfaat fisik yang didapat.

“Yang jelas fisik dan stamina saya mengalami peningkatan jauh. Ketika sedang bekerja, saya juga tidak mudah terasa lelah dan bisa menjadi lebih fokus,” tutur Lydia. Selain itu, setelah hampir dua tahun mengikuti body combat, Lydia juga merasa tambah percaya diri. Karena secara tidak langsung, selama 1 jam dirinya bisa sedikit mengetahui dan mempraktikkan berbagai gerakan bela diri. “Saya memang tidak pernah mengikuti kelas bela diri, tapi dengan mengikuti kelas body combat ini seperti belajar bela diri karena memang gerakan yang diinstruksikan instruktor kan gerakan bela diri,” sambungnya.

Berbagai gerakan bela diri yang digabungkan dengan olahraga aerobik dengan intensitas tinggi selama 1 jam memang sangat menguras tenaga. Menurut Lydia, kelas body combat sangatlah efektif untuk menurunkan berat badan. “Kalau setahu saya, meski terlihat mudah dilakukan, kelas body combat ini termasuk high intensity interval training (HIIT) yang melibatkan seluruh bagian tubuh sehingga memang sangat maksimal dalam hal meningkatkan kebugaran dan membakar kalori,” ungkap Lydia. Awalan Denny Sumatri yang baru mengikuti kelas body combat selama dua bulan mengaku tidak tertarik karena unsur bela diri yang kental. Ia memang berniat memiliki kemampuan bela diri, tetapi tidak ingin terlalu serius menggeluti. “Awalnya saya diajak teman, katanya kelas body combat seperti ini bisa menjadi awalan untuk belajar bela diri. Kebetulan kelas bela diri muaythai ada beberapa gerakannya yang diajarkan di body combat,” tutur Denny.

Setelah rutin mengikuti kelas body combat, Denny memang merasakan manfaatnya. Saat ini pun Denny juga sudah mendalami olahraga muaythai karena sudah mengetahui beberapa gerakan seperti tendangan dan pukulan. “Kalau tekniknya memang beda, ya, tapi gerakannya ada yang sama. Manfaat lain yang saya dapat ialah stamina yang tetap terjaga bahkan justru meningkat sehingga ketika latihan muaythai, saya merasa jarang kecapekan,” sambungnya. Gerakan yang variatif dan tidak membuat bosan juga menjadi salah satu alasan Denny tertarik untuk rutin setidaknya seminggu sekali mengikuti kelas body combat sehingga cocok untuk semua kalangan dengan level fitness yang berbeda. “Saya pikir kelas body combat ini sangat cocok untuk semua kalangan dengan ting

Komentar