Sepak Bola

Selangor Penuhi Syarat PSSI

Kamis, 4 January 2018 07:00 WIB Penulis: Satria Sakti Utama satria@mediaindonesia.com

ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

POLEMIK transfer Evan Dimas dan Ilham Udin Armaiyn mulai menemui titik terang setelah Presiden klub Selangor FA Dato Sri Subahan Kamal berkomitmen memenuhi keinginan PSSI. Pria yang juga Presiden Federasi Sepak bola Malaysia (FAM) itu telah bertemu langsung dengan Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi di Jakarta, rabu (3/1). Dalam pertemuan tersebut Subahan menyatakan siap melepas kedua pemain yang bersangkutan demi kepentingan timnas Indonesia. “Selangor FA akan mengikuti arahan dari Ketua Umum PSSI terkait penyesuaian jadwal dan durasi pelepasan pemain yang nantinya akan ditetapkan PSSI. Saya berterima kasih atas sambutan dan jamuan terhadap kunjungan saya ini,” ucap Subahan dalam rilis PSSI.

Langkah Subahan diapresiasi Edy. Ia menilai pernyataan Subahan itu akan mempererat hubungan kedua federasi. Seperti diketahui, Edy sebelumnya merespons rencana kepindahan Evan dan Ilham ke Selangor FA dengan keras.
“PSSI berterimakasih atas kunjungan silaturahim dan persetujuan Selangor atas arahan kami, mengingat pen-tingnya posisi Indonesia sebagai tuan rumah di Asian Games 2018. Kami berharap hubungan PSSI dan Selangor juga FAM tetap terjaga dan semakin erat sebagai bagian dari keluarga besar sepak bola di Asia Tenggara,” ungkap Edy.

Selain Evan dan Ilham, pemain Indonesia yang akan merumput di Malaysia ialah Ferdinand Sinaga. Striker PSM Makassar itu siap meninggalkan ‘Juku Eja’ untuk bergabung dengan Kelantan FA. CEO PT PSM Munafri Arifuddin mengatakan pihaknya tidak bisa memaksa pemain yang bersangkutan untuk tetap tinggal meski sudah ada kesepakatan awal tetap bergabung dan memperkuat ‘Juku Eja’ pada kompetisi Liga 1 musim ini. “Saya katakan bahwa saat ini sulit mencari sosok penggantinya di PSM. Namun jika tetap ingin keluar, saya tidak bisa melarang. Silakan mengembangkan karier,” katanya

Uji coba timnas
Belum tuntasnya renovasi kawasan Gelora Bung Karno (GBK) diyakini tidak akan mengganggu jalannya uji coba timnas Indonesia melawan Islandia pada 14 Januari mendatang di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Menurut Direktur Pembangunan dan Pengembangan Usaha Pusat Pengelolaan Kompleks Gelora Bung Karno (PPK GBK) Gatot Tetuko, lalu lalangnya kendaraan proyek di sekitar SUGBK tidak perlu dikhawatirkan. Ia menyebut akan membuka seluruh pintu di kawasan SUGBK untuk memperlancar arus keluar-masuk penonton. Hanya dua pintu yang akan ditutup untuk pergerakan kendaraan proyek.

“Hampir semua pintu dibuka, hanya kita sisakan dua pintu yang ditutup, salah satunya gerbang di depan Hotel Mulia. Mungkin akan membingungkan, tapi mohon kepada masyarakat agar maklum,” jelas Gatot. Perhelatan uji coba internasional itu akan menjadi tolok ukur awal melihat kesiapan SUGBK menampung puluhan ribu orang saat pergelaran Asian Games 2018 mendatang. Kesiapan dalam hal aspek fasilitas dan infrasruktur serta mobilitas kendaraan di kawasan SUGBK akan diamati menyeluruh. Gatot memperkirakan laga itu akan melibatkan maksimal 70 ribu orang, yaki 50 ribu sebagai penonton dan sisanya perangkat acara termasuk dari pihak keamanan. (Ant/R-2)

Komentar