Ekonomi

Penerimaan Pajak belum Menopang APBN

Kamis, 4 January 2018 07:15 WIB Penulis: (Try/E-3)

Direktur Eksekutif Center for Indone­sia Taxation Analysis (CITA) Yustinus Prastowo. MI/ATET DWI PRAMADIA

DIREKTUR Eksekutif Center for Indone­sia Taxation Analysis (CITA) Yustinus Prastowo mengatakan kenaikan realisa­si penerimaan bea cukai terhadap target belum cukup menopang kebutuhan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN). Menurut Yustinus, dari sisi penerimaan per jenis pajak, kinerja PPh nonmigas kurang menggembirakan. PPh nonmigas pada 2014 tumbuh 9,82%, 20% (2015), 14% (2016), tapi tahun lalu justru negatif, yakni -5,52% (2017).

Sebaliknya kinerja PPn membaik, tumbuh 6,37% pada 2014, 4% (2015), -2,72% (2016), dan 16% (2017). “Ini perlu jadi catatan karena pascaamnesti pajak, kepatuhan PPh belum meningkat. Maka itu, perlu pengawasan lebih baik, termasuk eks­tensifikasi subjek dan objek pajak. Tren positif PPn perlu dipertahankan,” ujarnya, Rabu (3/1). Sebelumnya, Menkeu Sri Mulyani menyatakan realisasi penerimaan pajak 2017 mencapai Rp1.147 triliun, atau 89,4% dari target Rp1.283 triliun. (Try/E-3)

Komentar