Internasional

Seruan Pakaian Hitam Sambut Pidato Trump

Jum'at, 12 January 2018 09:19 WIB Penulis:

AFP/SAUL LOEB

BEBERAPA anggota perempuan Kongres AS dari Partai Demokrat berencana mengenakan pakaian serba hitam saat menghadiri pidato kenegaraan Presiden Donald Trump.

Tindakan itu merupakan unjuk solidaritas dengan gerakan Metoo yang menentang pelecehan seksual.

"Saya dan anggota perempuan Demokrat di Dewan Perwakilan Rakyat menyerukan anggota parlemen dari kedua partai (Demokrat dan Republik) untuk mengenakan pakaian warna hitam #SOTU tahun ini sebagai solidaritas terhadap penyintas pelecehan/kekerasan seksual di Hollywood, politik, militer, akademi, dan lainnya," kicau Jackie Speier, salah satu anggota Kongres AS, melalui Twitter.

Trump dijadwalkan menyampaikan pidato kenegaraan pertama pada 30 Januari sebelum sesi gabungan kongres digelar.

Ini akan menjadi kesempatan baginya untuk menjelaskan prioritasnya untuk tahun yang akan datang.

Aksi anggota parlemen Demokrat itu dilakukan setelah perang terhadap budaya pelecehan dan kekerasan seksual juga dilakukan Hollywood dan kejatuhan produser terkenal Harvey Weinstein serta bintang media dan oleh skandal serupa.

Pekan lalu, banyak aktris papan atas mengenakan pakaian hitam pada upacara penghargaan Golden Globes sebagai protes sartorial terhadap pelecehan seksual.

Kini, situasi tersebut seperti menunggu waktu untuk terjadi di Capitol Hill.

Anggota parlemen AS telah bergulat dengan masalah ini. Beberapa anggota terpaksa mengundurkan diri baru-baru ini, termasuk senator Al Franken dan anggota kongres John Conyers, setelah dituduh melakukan perilaku tidak pantas.

Gerakan anggota perempuan DPR AS menolak pelecehan seksual itu juga muncul seiring dengan meningkatnya jumlah mereka.

Saat ini perempuan yang bertugas di DPRS mencapai 89 orang dari 435 anggota DPR.

Dari jumlah itu, 66 di antaranya dari Demokrat. Itu merupakan rekor.

Bulan lalu, hampir 60 anggota parlemen perempuan dari Partai Demokrat menuntut agar kongres menyelidiki tuduhan pelanggaran seksual terhadap Presiden Donald Trump.

Sekitar 20 perempuan secara terbuka menuduh Trump melakukan pelecehan. Gedung Putih telah menegaskan mereka berbohong.

Tahun lalu Speier mengakui dia menjadi korban serangan seksual di Capitol Hill saat dia menjadi ajudan kongres muda.

Seruan Speier untuk mengenakan pakaian warna hitam mendapat dukungan dari anggota lain DPR, Nancy Pelosi. (AFP/Arv/I-1)

Komentar