Megapolitan

Ketua DPRD Ragukan Rakyat Miskin Jangkau Rumah DP 0%

Jum'at, 19 January 2018 15:56 WIB Penulis: Nur Azizah

ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

KETUA DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi tak yakin masyarakat menengah ke bawah mampu membeli hunian tanpa uang muka atau DP 0 persen. Menurutnya, hunian yang ditawarkan Pemerintah DKI hanya mampu dijangkau masyarakat berpenghasilan menengah.

Prasetio mengatakan harga rusunami yang diberikan Pemprov terlalu besar. Hunian untuk tipe 21 dibanderol Rp185 juta dan Rp320 juta untuk tipe 36.

"Berarti cicilan minimal Rp1,5 juta sampai Rp2,6 juta. Artinya, pendapatan masyarakat minimal harus Rp4,5 juta. Sedangkan UMR DKI Rp 3,6 juta. Jadi, rusunami DP 0 rupiah itu bukan untuk masyarakat berpenghasilan rendah, tapi menengah," kata Prasetio saat dihubungi, Jakarta Pusat, Jumat (19/1).

Politikus PDI Perjuangan ini pun menilai program Anies-Sandi mirip dengan program sejuta rumah Presiden Joko Widodo. Bedanya, harga yang ditawarkan Jokowi lebih murah.

"Harga jual rumah Rp100 juta sampai Rp135 juta untuk rumah tapak. Cicilan yang harus dilunasi hanya Rp825 ribu sampai Rp1,1 juta per bulan," terang Prasetio.

Program Jokowi maupun Anies-Sandi sama-sama memanfaatkan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Dengan skema pembayaran ini, pemerintah pusat menanggung bunga 5,5%.

"Itu program KPR bersubsidi dengan bunga sampai 5,5% per tahun dengan jangka waktu sampai 20 tahun," ujarnya. (MTVN/OL-7)

Komentar