KICK ANDY

Sang Penyelidikan Perselingkuhan

Sabtu, 20 January 2018 06:51 WIB Penulis: Rizky Noor Alam

MI/Sumaryanto Bronto

BERBICARA seorang penyelidik atau detektif identiknya dengan beragam kasus kriminal.

Namun, tidak bagi penyelidik satu ini.

Andy Bramantyo, pendiri perusahaan jasa itu memberi nama perusahaannya Eye Detective yang mengkhususkan menyelidiki kasus perselingkuhan.

Dengan spesifikasi itu, tak mengherankan pria kelahiran Cirebon, 21 Agustus 1965 itu menerima klien kebanyakan kaum hawa dari kelas menengah ke atas.

"Saya adalah detektif swasta, lebih banyak menyelidiki perselingkuhan karena memang banyak permintaan," kata Andy.

Profesi unik itu dimulainya 2008.

Setiap bulan jumlah kasus yang ditanganinya cukup bervariasi.

Antara 5-10 permintaan per bulan dan mayoritas tentang perselingkuhan.

Namun, tidak menutup untuk kasus lain, seperti pencarian uang atau pelacakan latar belakang, pria berusia 52 tahun itu pun sempat melacak pencurian kendaraan bermotor hingga ke berbagai daerah.

Pria yang terinspirasi dari pekerjaan sang ayah yang seorang intel itu tidak serampangan dalam mengambil kasus.

Pasalnya, perlu pengetahuan hukum dan etika dalam menjalankan penyelidikan.

"Latar belakang pendidikan saya itu S-1 Teknik Elektro. Ide awal memulai bisnis ini karena kasus perselingkuhan semakin banyak dan kepolisian tidak mungkin mengurusi hal ini, maka saya pikir jasa ini sangat baik dan peluangnya bagus dan di negeri kita jarang sekali hal demikian," tambah Andy.

Meski menjadi penyelidik swasta, bukan berarti ayah dua anak ini selalu mengambil kasus yang disodorkan ke dia.

Andy tidak segan-segan untuk menolak pesanan penyelidikan kasus.

Misalnya, kasus yang tidak memiliki bukti awal yang lengkap atau kasus perselingkuhan yang meminta ia mencelakai fisik pelaku.

Penolakan itu dilakukan untuk tetap menjaga hukum dan etika mereka.

(M-4)

Komentar