Kuliner

Serunya Bermain sambil Bersantap

Ahad, 21 January 2018 07:31 WIB Penulis: M Taufan SP Bustan

MI/M Taufan SP Bustan

BERMAIN bersama-sama teman, pacar, atau keluarga tentunya menyenangkan. Lebih menyenangkan bila bermain sambil bersantap di tempat yang menawarkan suasana yang nyaman.

Suasana dan permainan papan menjadi keunggulan kafe yang berada di kawasan Green Ville, Duri Kepa, Jakarta Barat. Kafe yang terletak di lantai dua itu tidak hanya menawarkan pelbagai permainan yang bisa dipilih dan tentunya makanan dan minuman cepat saji.

Rabu (10/1) lalu, Media Indonesia berkesempatan menyambangi kafe ini. Suasana asyik begitu terasa. Kenyamanan tentu sudah pasti.

Interior ruangan yang memadukan suasana klasik modern nan sederhana sangat menarik. Seluruh dindingnya dihias wallpaper animasi. Susunan rapi permainan papan yang ditata di rak-rak minimalis juga melengkapi keindahan ruangan.

Beranjak ke lantai atas, di ruangan ini hanya dikhususkan untuk pelanggan yang ingin bersantai sambil bermain gim. Ada permainan bohlam yang tergantung di langit ruangan sebagai pemanis ketika hari berganti malam.

Selain ada sususan meja dan kursi modern, juga disediakan tempat khusus untuk pelanggan yang senang dengan model lesehan. Suasana kekeluargaan pun sangat berasa di kafe ini.

Setelah berkeliling, kami pun mulai membuka buku menu. Beragam pilihan makanan dan minuman dengan harga terjangkau menarik perhatian. Sesuai arahan dari kepala chef Kuup boardgame kafe Didik Riyanto, kami memesan salted egg crispy prawan untuk hidangan utama, sambal matah wings dan nasty nachos sebagai camilan. Serta dua jenis minuman untuk melepas dahaga.

Tampilan hidangan utama kami terlihat sangat menarik dalam setangkuk mangkuk. Perpaduan warna dari nasi putih, telur ayam ceplok, dan udang goreng yang ditaburi sambal matah terlihat menarik.

Udang gorengnya dibalur tepung sehingga renyah di luar, tapi lembut di dalam. Ditambahan sambal matah dengan tingkat kepedasan medium membuat mulut tidak mau berhenti untuk mengunyah.

Chef Didik mengatakan bahan untuk membuat menu ini sangat sederhana. Dia hanya menyediakan udang, telur, cabai rawit, bawang merah, bawang bombai, penyedap rasa, dan daun bawang sebagai pemanis.

"Ini jenis udang biasa yang dikeluarkan kulitnya, digoreng setengah matang baru ditaburi dengan tepung, kemudian digoreng lagi sampai matang. Makanya terlihat seperti udang yang dibungkus dengan tepung," terangnya.

Dalam membuat menu ini Didik tidak membutuhkan waktu lama, cukup dengan waktu lima menit menu ini siap untuk disajikan dan disantap pengunjung.

"Untuk telurnya hanya diceplok dan sambal matahnya dibikin terpisah. Tidak ada penggunaan bumbu khusus, namun kami tetap mengedepankan rasa yang enak dengan durasi masak yang singkat," ungkapnya.

Ringan

Sambil bermain tentunya akan semakin seru dengan menikmati camilan. Coba sambal matah wings, ayam yang dibalut tepung dan bumbu khusus sebelum digoreng. Ditambah campuran sambal matah. Hidangan itu tampil sederhana dengan pemanis bihun krispy dan potongan serai.

"Kalau menu ini lebih simple lagi. Model ayamnya persis KFC yang digoreng garing sehingga krispy karena ada penggunaan tepung. Sebagai sambal, kami pakai sambal matah Bali yang diolah juga sangat sederhana," jelas Didik.

Campuran sambal cukup sederhana. Campuran dari bawang putih, bawang merah serai, daun jeruk, jeruk limau, kecombrang, dan penyedap rasa.

"Sambal matahnya tidak ditumis, tapi hanya disirami minyak kelapa panas sehingga masih berasa segar," ujarnya.

Sementara untuk kudapan kedua, Didik menghadirkan nasty nachos. Kripik tortila yang renyah itu dihidangkan dengan saus khusus ala kupp. Saus yang gabungan dari daging sapi giling bersama daun bawang, daun seledri, wortel, bawang bombai, jinten, garam, lada, gula, dan beberapa bumbu lainnya.

"Semua bahan dijadikan satu kemudian dimasak. Jadi nachos-nya kami beli jadi kemudian dicampuri saos," ungkap Didik.

Nachos ini sangat cocok untuk semua lidah. Saos ala kuup dimasak begitu sempurna, manis dan asin sangat berasa ketika masuk ke mulut.

Kuube

Seusai bersantap aneka masakan itu, saatnya kami mencicipi minuman andalan tempat ini. Minuman kopi bernama kuube ini tampak menarik. Kopi robusta ini berbentuk padat atau berupa es batu dalam gelas kaca. Di sampingnya terdapat satu gelas susu putih di atas piring kayu.

"Kalau pertama disiram masih berasa susu, namun ketika kopinya mencair baru berasa kopi aslinya," kata Didik sambil mengeluarkan cafe latte yang merupakan minuman kedua yang akan kami coba.

Cafe latte tidak ada perbedaan dengan kopi yang banyak dijual di sejumlah coffee shop. Namun, yang sedikit bikin berbeda karena adanya hiasan gambar bunga di campuran kopinya.

"Untuk yang ini hanya kopi biasa, jenisnya robusta. Paling banyak dipesan juga karena rasanya lumayan. Untuk kopi kami pakai dari Nusa Tenggara Timur (NTT) dan disajikan dengan sedikit kreasi sebagai pemanis," tandas Didik.

Gim

Pendiri Kuup Boardgame Kafe Andry mengaku, konsep permainan papan di kuup terinspirasi dari sejumlah kafe boardgame di luar negeri.

Selain melihat adanya peluang bisnis dengan menggabungkan kafe dan permainan, Andry dan rekannya ternyata juga pecinta kafe dan gim.

"Kebetulan saya sudah punya usaha kafe dan teman saya punya hobi gim, jadi kami padukanlah untuk membangun Kuup Boardgame ini," akunya terpisah.

Di Jakarta, Kuup bukan pertama kali mengusung konsep ini. Tapi koleksi permainan yang bisa dipilih cukup banyak dan beragam. Mulai dari Ultimate Warriors, Spoils of War, dan A Game of Thrones. Selain permainan papan dari luar negeri itu, Kuup juga menyediakan gim dalam negeri seperti Lagak Jakarta dan sejumlah gim lainnya.

Menurut Andry, Kuup sengaja menghadirkan banyak permainan dari luar karena cara permainannya yang menantang dan mengikuti selera konsumen yang datang.

"Untuk gim dari luar lebih ke cara permainan dan aturannya yang banyak disukai pengunjung, makanya di sini itu yang mendominasi. Apa lagi gim ini kan dimainkan banyak orang. Mulai dari empat orang hingga 30 orang bisa bermain dalam satu meja," jelasnya.

Ingin mencoba bermain sambil bersantap di sini, tapi takut mahal. Jangan takut, kisaran harga yang ditawarkan cukup terjangkau. Harga makanan mulai dari Rp35 ribu hingga Rp55 ribu, sedangkan minuman dari harga Rp28 ribu hingga Rp38 ribu. Sementara untuk memilih bermain pengunjung tinggal menambah Rp35 ribu per orang. (M-4)

Komentar