Gaya Urban

Upaya Menghubungkan Komunitas

Ahad, 21 January 2018 14:30 WIB Penulis:

MI/ADAM DWI

SABTU pagi menjelang siang itu beberapa orang sudah asyik menggoreskan kuasnya di atas kertas. Mereka peserta workshop How To Paint A Watercolor Animal Illustration. Bersama seniman visual Jongkie.

Workshop ini diadakan di sebuah Coworking Space yang baru dua tahunan berdiri, di Lippo Mall Puri, bernama Backspace.

Menurut Veronica, Portfolio Advertising Manager dari Lippo Mall, kehadiran Backspace merupakan peluang melihat animo masyarakat dalam memanfaatkan kebutuhan ruang kerja. "Ini memang tergolong sarana baru, sebenarnya sih, tujuannya supaya masing-masing yang menggunakan Backspace ini bisa saling ketemu, interaksi, dan membangun kolaborasi baru," terangnya.

Fungsi utamanya menghubungkan antarkomunitas, juga menjadi payung dan wadah kegiatan komunitas. Sebabnya, Veronica melihat bahwa sebenarnya dari dalam mal sendiri banyak tenant, tetapi belum ada kolaborasi yang optimal diantara para tenant. "Jadi kita inginnya, kalau mereka punya kegiatan, bisa gunakan Backspace. Bukan hanya komunitas yang ada di dalam, melainkan komunitas-komunitas dari luar, bisa bekerja sama dengan kita. Seperti workshop bersama mas Jongkie ini.

" Karena Backspace lebih bersifat sebagai penyedia tempat kegiatan komunitas, dan para pekerja yang baru saja merintis karier dan membutuhkan ruang, maka tidak difokuskan adanya kantor pribadi. Backspace lebih bersifat menyediakan tempat untuk rapat, dan kegiatan komunitas. Sebagai pengganti fasilitas, untuk menyewa bisa dilakukan per jam dengan tarif Rp50 ribu. Sementara, untuk sehari penuh, dipatok harga Rp150 ribu. Untuk kegiatan rapat, dengan kapasitas 10 orang, Rp400 ribu per 2 jam. Sedangkan untuk komunitas, biasanya bersifat kerja sama. (*/M-2)

Komentar