Kesehatan

Omega-3 pada Ikan vs Tumbuhan, Mana Lebih Baik untuk Mencegah Kanker?

Selasa, 30 January 2018 13:30 WIB Penulis: Medcom

Ilustrasi

MENURUT sebuah penelitian di di Universitas Guelph, kandungan omega-3 yang bersumber dari ikan ebih baik dari tumbuhan. Bahkan, kandungan omega-3 pada ikan bisa mencegah kanker.

"Penelitian ini adalah yang pertama untuk membandingkan potensi melawan kanker melalui omega-3 yang berasal dari tanaman versus laut berdasarkan perkembangan tumor payudara," ujar Profesor David Ma dari Departemen Ilmu Kesehatan dan Gizi Manusia universitas tersebut seperti dilansir dari Eurekalert.

"Ada bukti bahwa omega-3 dari tumbuhan dan sumber laut bisa melindungi tubuh dari kanker dan kami ingin menentukan bentuk mana yang lebih efektif," lanjut Ma.

Ma menjelaskan, ada tiga jenis asam lemak omega-3, yaitu asam linolenat (ALA), asam eicosapentaenoic (EPA), dan docosahexaenoic acid (DHA).

ALA berbasis nabati dan ditemukan pada biji yang dapat dimakan seperti biji rami. Sedangkan EPA dan DHA ditemukan dalam habitat laut, seperti ikan, ganggang dan fitoplankton.

Hasil penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Nutritional Biochemistry, penelitian ini mengujicoba efek omega-3 dari tumbuhan dan laut kepada tikus yang telah terjangkit kanker payudara tingkat agresif.

Kemudian, peneliti memberikan omega-3 berbasis tumbuhan atau berbasis laut. Dari hasil peninjauan, Ma menjelaskan perkembangan tumor yang diidap oleh tikus diberikan EPA dan DHA menjadi lebih lambat.

"Diketahui bahwa EPA dan DHA dapat menghambat pertumbuhan tumor payudara, namun belum ada yang melihat secara langsung seberapa efektif omega-3 ini dibandingkan dengan ALA," terang Ma.

Ma menemukan keseluruhan paparan omega-3 berbasis makanan laut dapat mengurangi ukuran tumor hingga 60 sampai 70 persen. Namun, dosis yang lebih tinggi dari asam lemak nabati diwajibkan untuk memberikan dampak yang sama seperti omega-3 berbasis laut.

Omega-3 mencegah dan melawan kanker dengan menyalakan gen yang terkait dengan sistem kekebalan tubuh dan menghalangi jalur pertumbuhan tumor.

"Tampaknya EPA dan DHA lebih efektif dalam hal ini. Di Amerika Utara, kita tidak mendapatkan cukup omega-3 dari makanan laut, jadi ada kesempatan untuk memperbaiki pola makan kita dan membantu mencegah risiko kanker payudara."

Berdasarkan dosis yang diberikan dalam penelitian tersebut, Ma mengatakan bahwa manusia harus mengonsumsi dua sampai tiga porsi ikan seminggu untuk memiliki efek yang sama. Selain makanan EPA dan DHA, suplemen dan makanan fungsional seperti telur omega-3 atau susu DHA juga dapat menawarkan efek pencegahan kanker yang serupa.

"Melihat manfaat yang signifikan dari omega-3 dalam memerangi bentuk payudara yang sangat agresif, berarti omega-3 kemungkinan akan bermanfaat untuk jenis kanker lainnya," ujar Ma. (OL-8)

Komentar