Pilkada

Eramas Cium Aroma Kemenangan

Rabu, 14 February 2018 09:50 WIB Penulis: PS/MTVN/P-4

ANTARA/SEPTIANDA PERDANA

PASANGAN Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah (Eramas) mendapat nomor urut 1 untuk Pemilihan Gubernur Sumatra Utara 2018 dan Pasangan Djarot Syaiful Hidayat-Sihar Sitorus (DJOSS) mendapat nonor urut 2.

Nomor tersebut diperoleh lewat rapat pleno terbuka peng-undian nomor urut, kemarin. Pada acara tersebut, kedua pasangan calon langsung mengambil nomor urut dan disaksikan pendukung masing-masing.

Pengundian dilakukan dengan mekanisme pengambilan gulungan kain berisi nomor yang ditempatkan di dalam kotak. Pasangan Eramas mendapat giliran mengambil nomor dan kemudian disusul pasangan Djoss.

Meski mengambil secara bergiliran, kedua pasangan calon membuka gulungan kain secara serentak. Nomor urut itu akan menjadi bagian dari atribut kampanye mereka.

Pasangan Eramas yang didukung NasDem dan lima partai lain tersebut optimistis bakal memenangi pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut.

Apalagi pasangan itu mendapat nomor urut 1 yang dapat diartikan sebagai kemenangan. "Kalau juara, berarti dia kan nomor 1. Simbol nomor 1 tinggal mengacungkan satu jari. Nomor 1 berarti juara. Nanti Eramas juara," kata Edy.

Ia juga mengajak masyarakat Sumut agar menggunakan hak pilih mereka. "Kita akan lakukan sesuai ketentuan KPU. Pesan kami, masyarakat datang ke TPS dan lakukan pencoblosan. Peluang nomor 1 pasti juara," ucap Edy.

Sementara itu, calon gubernur Djarot mengatakan, ketika akan bertolak dari posko pemenangan, ia terlebih dahulu berdoa untuk mendapat nomor terbaik. Rupanya sang calon wakil gubernur membisikkan ingin mendapat nomor urut 2. "Pak Sihar bilang ke saya, Mas sebaiknya kita dapat nomor 2. Saya juga mengamini karena nomor 2 itu sangat familier bagi kami," ucap Djarot seusai rapat pleno terbuka pengundian nomor urut pasangan calon yang berlangsung di Hotel Grand Mercure, Medan, kemarin.

Djarot menyebutkan nomor 2 memiliki banyak arti, yakni peace yang berarti damai, victory yang artinya kemenangan, dan vini vidi vici yang merupakan bahasa latin terkenal memiliki arti saya datang, saya melihat, saya taklukkan. Tak hanya itu, nomor 2 juga berarti dua periode untuk Presiden Jokowi.

"Pada Pilgub 2017 di Jakarta, kami dapat nomor urut 2. Saat itu kami identik dengan salam 2 jari. Kita diberikan Allah nomor urut 2 yang berarti salam 2 jari dan salam 2 periode," ujar Djarot.

Pada rapat pleno itu, Djarot dan Sihar kompak mengenakan kemeja putih dan syal bermotif ulos. Syal itu sengaja dikenakan untuk menunjukkan bahwa Sumut kaya dengan budayanya.

"Ini kombinasi warga yang ada di Sumatra Utara. Ada warna Melayu, Batak, semua warna. Apa pun agama kita, golongan kita, jangan sampai terpecah belah," ucap Sihar.(PS/MTVN/P-4)

#PILKADA

Komentar