Megapolitan

Dishub DKI dan Dirlantas Polda Metro Beda Pendapat

Rabu, 14 February 2018 17:20 WIB Penulis: Selamat Saragih

MI/RAMDANI

WAKIL Kepala Dinas Perhubungan (Wakadishub) DKI Jakarta, Sigit Wijatmoko, menegaskan, pihaknya tidak sependapat dengan pernyataan Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya, Kombes Halim Pagarra yang menyebutkan kemacetan di Jl MH Thamrin-Medan Merdeka Barat meningkat 35%.

Sigit menyebutkan, kemacetan kembali terjadi di ruas jalan tersebut setelah motor diperbolehkan melintas. Namun tidak sampai mencapai 35%.

"Betul memang ada peningkatan intensitas, karena ada penambahan jumlah pengguna pada ruas jalan tersebut. Tetapi kemacetan yang diakibatkan tidak sebagaimana yang diilustrasikan (Halim). Artinya ya sejauh ini, relatif masih bukan kemacetan parah," ujar Sigit, di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (14/2).

Untuk itu, kata Sigit, saat ini pihaknya memiliki strategi mengedukasi masyarakat dengan konsisten melintas di jalur khusus motor.

Sebelumnya, Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Halim Pagarra, mengatakan, berdasarkan pantauan Dishub DKI Jakarta kemacetan meningkat 35% di Jl MH Thamrin-Medan Merdeka Barat setelah motor diperbolehkan melintas.

"Dishub DKI merilis kemarin sekitar 35% peningkatan kemacetan di lokasi itu," ujar Halim.

Catatan Media Indonesia alasan Mahkamah Agung (MA) mencabut larangan melintas sepeda motor di Jl MH Thamrin dan Jl Medan Merdeka Barat, karena kendaraan mereka sama-sama bayar pajak. Kebijakan itu tadinya pada era Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Dalam putusannya, MA berargumen, pergub tersebut bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi. (OL-6)

Komentar