Weekend

Berharap Imlek tanpa Banjir

Ahad, 7 February 2016 10:22 WIB Penulis: Puput Mutiara

Dok. Pribadi

PRESENTER dan aktris Yuanita Christiani, 29, harap-harap cemas menyambut kedatangan tahun baru Imlek. Hampir setiap tahun, hari perayaan penting bagi masyarakat keturunan Tionghoa itu selalu bertepatan dengan musim hujan.

“Mudah-mudahan Imlek tahun ini enggak banjir. Pengalaman dua tahun lalu, kami sekeluarga harus meng­ungsi, keluar kompleks pakai gerobak,” ujarnya saat dihubungi, kemarin.

Alhasil, kata dia, ia dan keluarga pun terpaksa tinggal di hotel dan me­ra­yakan Imlek di rumah saudara yang tidak terkena banjir. Meski be­gitu, baginya, Imlek dengan atau tanpa banjir selalu penuh berkah. Kebersamaan dengan keluarga besar serta tradisi-tradisi tahun baru Imlek selalu menyenangkan setiap tahunnya.

“Yang paling aku suka dari Imlek itu karena seru, ramai. Bisa bertemu saudara yang biasanya susah kumpul, terus dapat angpau,” ucap perempuan berdarah Tionghoa itu.

Ia mengungkapkan tradisi Im­lek yang dijalani sejak kecil hingga kini tidak pernah ber­ubah. Dekorasi rumah dengan pernak-pernik seperti pohon angpau, lampion, serta hiasan khas lain disiapkan sejak awal bulan lalu.

Sajian makanan khas, termasuk manisan, disiapkan Yuanita dua minggu jelang perayaan. Tidak lupa ia juga membantu sang mama menyiapkan menu spesial sehari sebelum Imlek.

“Imlek itu identik sama angpau. Itu syarat atau simbol saja sebenarnya, isinya harus genap. Jadi, yang sudah menikah itu ibaratnya kasih berkah, doa untuk yang belum menikah biar cepat menyusul, rezekinya lancar,” terang bintang film Mahabharata itu.

Bisnis baru
Tahun ini, ungkapnya, banyak doa dan harapan yang ia panjatkan mengingat selain berkarier di du­nia hiburan, ia sedang menekuni bisnis di bidang kuliner.

Ia yang selama ini mengelola restoran Western food bernama P & B di kawasan Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara, akan membuka cabang baru di se­buah mal di Jakarta Barat. Sayangnya, ramalan shio menyebutkan tahun ini bukan saat yang tepat untuknya berbisnis.

“Aku sebenarnya enggak percaya shio, tapi kata­nya di tahun monyet api ini aku harus hati-hati da­lam berbisnis karena shio-ku macan. Jadi buat menangkalnya, aku harus pakai baju merah pas Imlek,” tutur perempuan yang juga bintang iklan itu.

Dirinya pun tidak mau terlalu fokus dengan ramalan semacam itu. Menurutnya, dalam berbisnis, lebih penting mempersiapkan segala sesuatu secara matang. Kesuksesan akan mengikuti seiring dengan usaha yang maksimal.

“Semua bisnis itu pasti berisiko,” pungkasnya. (H-3)

puput.mutiara@mediaindonesia.com

Komentar