Megapolitan

Ratusan Bus Trans Jakarta Digudangkan

Kamis, 3 March 2016 17:41 WIB Penulis: Putri Anisa Yuliani

ANTARA/Dhoni Setiawan

DIREKTUR Utama PT Trans Jakarta Budi Kaliwono mengatakan ada 150 armada Trans Jakarta dari berbagai operator yang digudangkan karena tidak layak beroperasi. Akibatnya, saat ini hanya ada 450 unit bus Trans Jakarta yang beroperasi di 12 koridor.

Menurut Budi, penarikan armada sebanyak itu memang berisiko menimbulkan penumpukan penumpang di beberapa koridor yang hanya sedikit armadanya. Namun, pihaknya tidak ingin mengambil risiko kecelakaan yang bisa mengancam nyawa penumpang.

"Jadi kita memang tidak mau main-main. Kan yang lalu-lalu sering kecelakaan. Makanya kita tidak mau ambil risiko," kata Budi di kantor PT Trans Jakarta, Cawang, Jakarta Timur, Kamis (3/3).

Menurut Budi meskipun banyak armada Trans Jakarta ditarik dan tidak diperbolehkan beroperasi, berkat adanya kerja sama dengan dua operator yakni Kopaja dan Perum Pengangkutan Penumpang Djakarta (PPD), kekurangan bus masih dapat ditangani dengan baik.

Saat ini ada sekitar 80 unit bus berjenis bus maxi dari Kopaja hasil peremajaan pada 2015 yang berintegrasi dengan Trans Jakarta. Sementara itu, PPD menyumbang 5 unit bus besar untuk beroperasi di koridor 6 rute Ragunan-Dukuh Atas. PPD pun masih memiliki 40 unit bus besar lainnya yang memiliki tiga rute sendiri namun juga tetap berintegrasi dengan rute Trans Jakarta.

Trans Jakarta pun masih menunggu 31 unit bus gandeng Scania asal Swedia hasil pengadaan 2015 yang saat ini masih mengurus administrasi di Dinas Perhubungan dan Transportasi dan 260 unit bus maxi dari Kopaja yang juga sedang mengurus proses administrasi. Tak hanya itu, masih ada 600 unit bus PPD yang saat ini juga masih mengikuti uji kir dan pembuatan STNK yang direncanakan selesai akhir bulan ini.

"Ditargetkan pertengahan tahun ini kita dapat banyak bus hasil kerja sama dengan operator. Jadi mudah-mudahan masyarakat bisa bersabar," terang Budi. (OL-2)

Komentar