Ekonomi

BI Pertahankan Suku Bunga Acuan di 4,75%

Kamis, 19 January 2017 20:20 WIB Penulis: Eko Nordiansyah

ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma

BANK Indonesia (BI) pada awal tahun ini mempertahankan tingkat suku bunga acuan BI 7 day Reverse Repo Rate di level 4,75%. Penetapan itu diikuti dengan mempertahankan suku bunga deposit facility (DF) 4% dan lending facility (LF) 5,5%.

"Keputusan ini sejalan dengan upaya BI menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan dengan tetap mengoptimalkan ekonomi domestik di tengah ketidapastian pasar keuangan global," ujar Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Tirta Segara di Gedung BI, Jakarta, Kamis (19/1).

Ia menambahkan, prospek ekonomi nasional ke depan diprediksi tetap membaik dengan pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi. Selain itu, stabilitas makroekonomi diperkirakan tetap terjaga dengan baik.

BI akan tetap memperhatikan berbagai risiko yang dapat mempengaruhi ekonomi Indonesia, baik yang datang dari luar negeri maupun faktor yang datang dari dalam negeri.

"Ke depan Bank Indonesia tetap mewaspadai risiko dari ketidakpastian global terutama mengenai arah kebijakan Amerika Serikat dan Tiongkok serta kenaikan harga minyak dunia. Di dalam negeri ada dampak dari penyesuaian administered price terhadap kenaikan inflasi," jelas dia.

Lebih lanjut, BI akan terus mengoptimalkan bauran kebijakan moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaan. Hal itu dilakukan untuk tetap menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan di Indonesia.

"BI akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah dalam upaya pengendalian inflasi. Koordinasi BI dan pemerintah juga untuk penguatan stimulus pertumbuhan dan percepatan reformasi struktural dengan memperhatikan level inflasi," pungkasnya. (MTVN/X-12)

Komentar